Kapasitas Penumpang KM Rucitra VIII Dipangkas, Tiket Diperketat
- 30 Sep 2026 12:54 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Kapasitas penumpang KM Rucitra VIII turun drastis setelah pemerintah menerapkan pembatasan baru. Manager PT Dharma Lautan Utama Cabang Ende, Agus Toliq, menyampaikan kondisi tersebut di Ende, Rabu, 30 September 2026.
Dijelaskan, Kapasitas penumpang sebelumnya mencapai 1.334 orang, namun kini dibatasi menjadi 267 orang sejak 17 September 2026. Pembatasan tersebut mengacu pada surat keterangan persetujuan berlayar baru yang diberlakukan pemerintah sejak tanggal tersebut.
Agus mengatakan perusahaan sempat terkejut dengan pembatasan tersebut, namun tetap menjalankan ketentuan Kementerian Perhubungan. Menurutnya, perusahaan berkewajiban melaksanakan aturan pemerintah untuk mendukung keselamatan dan keamanan pelayaran.
PT Dharma Lautan Utama juga menghentikan sementara penjualan tiket melalui agen maupun layanan daring bagi calon penumpang. Calon penumpang kini harus mendatangi kantor cabang untuk mendapatkan tiket sekaligus informasi keberangkatan secara lebih jelas.
"Kebijakan tersebut dilakukan untuk mencegah kekacauan akibat perubahan kapasitas penumpang yang ditetapkan pemerintah. Perusahaan juga tidak menjual tiket non-seat selama pembatasan kapasitas penumpang tersebut masih diberlakukan." ujar Agus.
Sejak pembatasan berlaku, perusahaan terus menyosialisasikan kebijakan tersebut melalui media dan jejaring pemangku kepentingan terkait. Agus menegaskan pembatasan kapasitas merupakan ketentuan pemerintah, bukan keputusan yang ditetapkan perusahaan pelayaran.
Hingga kini, perusahaan belum mengetahui kapan pembatasan kapasitas penumpang tersebut akan berakhir. Keputusan mengenai perubahan kuota sepenuhnya menunggu kebijakan pemerintah berdasarkan hasil evaluasi keselamatan pelayaran.
Menjelang periode Natal dan Tahun Baru, perusahaan berharap pemerintah dapat mempertimbangkan penambahan kuota penumpang. Namun, Agus belum dapat memastikan penambahan tersebut karena perusahaan masih menunggu keputusan pemerintah.
Agus berharap kapasitas penumpang dapat kembali seperti sebelumnya dengan mempertimbangkan ketersediaan jaket keselamatan serta fasilitas pendukung lainnya. Menurutnya, kondisi tersebut penting agar perusahaan dapat melayani kebutuhan transportasi masyarakat secara maksimal.
"Layanan Dharma Lautan Utama meliputi angkutan penumpang dan kendaraan dengan rute Ende-Kupang maupun Ende-Surabaya. Perusahaan berharap dukungan masyarakat agar pelayanan transportasi laut tetap berlangsung aman, nyaman, dan terjangkau." ucapnya.
Agus mengimbau calon pelanggan bersabar selama proses penyesuaian kebijakan pembatasan kapasitas penumpang berlangsung. Ia juga berharap edukasi keselamatan pelayaran melibatkan perusahaan, awak kapal, pemerintah, serta masyarakat sebagai pengguna jasa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....