Di Balik Tenda Puskesmas Rewarangga, Ada Pendampingan untuk Ibu dan Anak

  • 30 Sep 2026 13:35 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende- Kondisi pelayanan kesehatan yang masih berlangsung di tengah keterbatasan fasilitas pascagempa mendorong Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya memperkuat pendampingan bagi ibu dan anak di Puskesmas Rewarangga, Kabupaten Ende. Pendampingan dilakukan bersama tenaga kesehatan setempat melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan kesehatan sekaligus pemulihan psikologis keluarga.

Direktur Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Dr. Dini Mariani, S.Kep., Ners, M.Kep., mengatakan kehadiran tim di Rewarangga diarahkan untuk melihat langsung kebutuhan masyarakat setelah bencana. Saat diwawancarai RRI Ende di Puskesmas Rewarangga, Selasa 29 September 2026, ia menilai pelayanan kepada ibu dan anak tetap membutuhkan perhatian meskipun kondisi fasilitas kesehatan belum sepenuhnya pulih.

Dr. Dini menjelaskan, tim tidak hanya memberikan dukungan kepada ibu, tetapi juga melibatkan anak-anak dalam kegiatan yang sesuai dengan usia mereka. Anak-anak diajak bermain dan belajar melalui pengenalan warna serta bentuk, sekaligus diberikan ruang untuk berani berinteraksi dan mengekspresikan perasaan.

Ia mengungkapkan, Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan psikologis setelah anak-anak menghadapi situasi pascabencana. Suasana bermain dibuat ceria agar anak-anak dapat mengikuti kegiatan tanpa merasa terbebani dan tetap memperoleh stimulasi selama berada di lingkungan pelayanan kesehatan.

Selain pendampingan, tim Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya juga membawa Kursi Bersalin ESA untuk mendukung pelayanan persalinan di Puskesmas Rewarangga. Dini mengatakan keberadaan inovasi tersebut menjadi bentuk kontribusi langsung tim karena kebutuhan persalinan tetap berlangsung meskipun sebagian fasilitas puskesmas mengalami kerusakan, ujarnya.

Menurutnya, kondisi di lapangan menunjukkan pelayanan kesehatan tidak dapat berhenti hanya karena fasilitas terdampak bencana. Bahkan, terdapat ibu yang menjalani persalinan di puskesmas pada malam sebelum kegiatan, sehingga dukungan terhadap pelayanan kesehatan ibu tetap diperlukan.

Ia menambahkan, pengabdian masyarakat juga menjadi kesempatan bagi tim untuk berbagi informasi dan hasil pengembangan dosen kepada tenaga kesehatan serta masyarakat. Menurutnya, kolaborasi dengan Puskesmas Rewarangga dan unsur pendidikan kesehatan di daerah menjadi bagian penting agar dukungan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan warga.

Dr. Dini berharap pendampingan yang dilakukan dapat membantu ibu dan anak menjalani masa pemulihan dengan lebih tenang dan percaya diri. dan berharap kerja sama antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, dan masyarakat terus terjaga sehingga kebutuhan kesehatan keluarga pascabencana dapat ditangani secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....