PTTEP Indonesia Salurkan Bantuan Rp350 Juta untuk Korban Gempa NTT

  • 30 Sep 2026 10:53 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - PTTEP Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp350 juta melalui Palang Merah Indonesia (PMI) untuk mendukung penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut diserahkan pada 25 September 2026 di Markas Pusat PMI, Jakarta. Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap masyarakat yang masih membutuhkan bantuan pascagempa bumi yang melanda Flores pada Agustus 2026.

Sekretaris Jenderal PMI, H. Abdurrahman Mohammad Fachir, mengatakan PMI terus mengerahkan sumber daya untuk mendistribusikan bantuan kepada masyarakat terdampak di sejumlah wilayah.

“Di Flores saja, terdapat tujuh wilayah terdampak. Pelaksanaan penyaluran bantuan di lapangan tidaklah mudah karena adanya kendala transportasi yang kami hadapi,” ujar Fachir dalam keterangnya Selasa, 29 September 2026.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan dari berbagai pihak, termasuk PTTEP Indonesia dan Duta Besar Thailand untuk Indonesia, yang turut mendukung upaya kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana.

Duta Besar Thailand untuk Indonesia, H.E. Mr. Prapan Disyatat, berharap kondisi masyarakat di wilayah terdampak segera membaik sehingga aktivitas kehidupan dapat kembali berjalan normal.

Sementara itu, General Manager PTTEP Indonesia, Grinchai Hattagam, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap masyarakat di NTT.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh masyarakat yang terdampak gempa bumi di NTT. Kami berharap dukungan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mendukung berbagai upaya kemanusiaan yang tengah dilakukan di wilayah terdampak,” kata Hattagam.

PTTEP Indonesia diketahui telah menjalankan sejumlah program sosial di NTT sejak 2020. Program tersebut antara lain pencegahan stunting di Kupang, penyediaan air bersih di sejumlah wilayah Flores, serta pengelolaan sampah dan pusat pembelajaran di Labuan Bajo.

Dalam penyaluran bantuan gempa ini, PTTEP Indonesia menggandeng PMI yang memiliki jaringan relawan serta pengalaman dalam penanganan bencana kemanusiaan.

Dukungan tersebut diharapkan, dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana di NTT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....