Warga Binaan Rutan Bajawa Jalani Skrining Kesehatan dan TBC
- 29 Sep 2026 15:22 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ngada - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bajawa bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada dan Puskesmas Kota Bajawa menggelar pemeriksaan kesehatan.
Pemeriksaan berlangsung di Aula Rutan Bajawa, Selasa 29 September 2026, dengan menyasar tahanan dan narapidana sebagai peserta.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau kondisi kesehatan warga binaan sekaligus mendeteksi berbagai penyakit sejak dini. Petugas kesehatan memeriksa sejumlah indikator kesehatan guna menentukan kebutuhan penanganan lanjutan bagi warga binaan.
Pemeriksaan meliputi gula darah, hemoglobin, HIV, Indeks Massa Tubuh, skrining Penyakit Tidak Menular, serta Tuberkulosis. Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada dan Puskesmas Kota Bajawa melaksanakan pemeriksaan bersama tenaga kesehatan Rutan Bajawa.
Kepala Puskesmas Kota Bajawa, Maximus Bertolomeus Due, mengatakan pemeriksaan penting untuk mengetahui kondisi kesehatan warga binaan. Menurutnya, temuan indikasi penyakit dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur medis setelah hasil pemeriksaan tersedia.
Maximus menjelaskan, hasil pemeriksaan tidak dapat diketahui secara langsung karena masih melalui proses pemeriksaan dan pengolahan petugas kesehatan. Hasil tersebut selanjutnya menjadi dasar menentukan tindak lanjut pelayanan kesehatan bagi warga binaan yang membutuhkan penanganan.
Pemeriksaan berlangsung dengan tahapan yang terkoordinasi antara tenaga kesehatan dan petugas pengamanan Rutan Kelas IIB Bajawa. Seluruh warga binaan mengikuti rangkaian pemeriksaan secara tertib selama kegiatan berlangsung di aula Rutan Bajawa.
"Skrining TBC menjadi salah satu pemeriksaan penting karena penyakit tersebut dapat menular melalui udara dalam lingkungan hunian bersama. Sementara pemeriksaan penyakit tidak menular membantu petugas kesehatan mengenali faktor risiko gangguan kesehatan lainnya sejak awal." ujar Maximus.
Selain pemeriksaan, kegiatan tersebut memperkuat koordinasi Rutan Bajawa dengan fasilitas kesehatan dalam pemantauan kesehatan warga binaan. Kerja sama lintas instansi diperlukan agar temuan pemeriksaan dapat ditindaklanjuti melalui pelayanan kesehatan sesuai kondisi masing-masing warga binaan.
Rutan Bajawa menjadikan pemeriksaan berkala sebagai bagian dari pemantauan kesehatan selama warga binaan menjalani masa penahanan dan pembinaan. Melalui skrining tersebut, kondisi kesehatan warga binaan dapat dipantau dan kebutuhan pelayanan medis dapat diidentifikasi lebih awal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....