Pasca Gempa, Relawan GESIT Fokus Pulihkan Trauma
- 30 Sep 2026 13:06 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Kebutuhan warga terdampak gempa di Kabupaten Ende mulai bergeser dari bantuan logistik menuju dukungan pemulihan psikologis. Relawan GESIT Capture Ende kini memasukkan trauma healing dalam penyaluran bantuan untuk membantu anak-anak dan warga menghadapi kecemasan pascagempa.
Ketua Relawan GESIT Capture Ende, Leo Meta, mengatakan tim tidak hanya bergerak dalam penanganan bencana, tetapi juga memiliki perhatian pada isu pendidikan, kesehatan, dan air. Kelompok tersebut mulai aktif di Ende sejak 22 Agustus 2026, setelah para relawan mengikuti proses pendaftaran dan onboarding bersama jejaring GESIT di Flores.
Dalam penyaluran bantuan, relawan terlebih dahulu melakukan pemetaan untuk menentukan warga yang paling membutuhkan. Pendataan mencakup kondisi rumah, lokasi pengungsian, serta kebutuhan warga sehingga bantuan diarahkan kepada korban dengan tingkat kerusakan lebih berat.
Pada fase awal, kebutuhan utama warga berupa bahan pokok, air bersih, terpal, dan perlengkapan tidur karena sebagian korban kehilangan tempat tinggal dan tidak dapat bekerja secara normal. Namun, seiring proses pemulihan berjalan, kebutuhan psikologis mulai semakin terlihat, terutama pada anak-anak yang masih mengalami kecemasan ketika mendengar suara keras.
Relawan kemudian menggabungkan distribusi bantuan dengan kegiatan trauma healing. Di sejumlah lokasi, kegiatan dilakukan melalui permainan dan metode bercerita agar anak-anak dapat kembali merasa aman serta mengurangi ingatan terhadap pengalaman gempa.
Salah satu relawan yang berlatar belakang guru bimbingan konseling, Andini, mengatakan pendekatan kepada anak harus dilakukan secara tepat agar kegiatan pemulihan tidak justru memperkuat ingatan traumatis. Sementara itu, relawan yang berprofesi lain turut menggunakan aktivitas edukatif untuk membuat proses pemulihan lebih sesuai dengan kondisi anak.
Dalam obrolan CLBK RRI, Kamis, 24 September 2026, para relawan menegaskan kerja kemanusiaan membutuhkan kepedulian sekaligus kemampuan bekerja bersama. Mereka mengusung semangat satset aksi tanpa tapi untuk memastikan kepedulian tidak berhenti sebagai niat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....