Pemulihan Palue Terkendala Akses dan Longsor Pascagempa
- 22 Sep 2026 12:50 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Pemulihan wilayah Palue, Kabupaten Sikka, pascagempa 15 Agustus 2026 masih menghadapi kendala akses transportasi dan longsor yang terjadi di sejumlah titik penghubung antardesa. Kondisi geografis wilayah kepulauan juga membuat distribusi logistik dan penanganan masyarakat terdampak membutuhkan dukungan lintas pihak.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes Da Maga Bapa, mengatakan akses menuju Palue sempat terganggu karena layanan feri mengalami docking. Kondisi tersebut sempat menghentikan pelayanan transportasi, meski kemudian kembali beroperasi.
“Sekarang sudah melayani lagi jalur itu dan juga kondisi secara geografis memang agak sulit,” kata Femmy dalam wawancara bersama RRI diacara Florata Pagi, Selasa, 22 September 2026.
Selain kendala transportasi, gempa susulan masih menyebabkan sejumlah titik di Palue rawan longsor. Longsoran yang terjadi di jalur penghubung antardesa turut menyulitkan proses distribusi bantuan kepada masyarakat.
“Masih terjadi gempa-gempa susulan di mana beberapa titik penghubung antardesa itu rawan longsor,” ujarnya.
Menurut Femmy, kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Palue selama masa transisi menuju pemulihan. Pemerintah tetap berupaya memastikan distribusi logistik dan kebutuhan dasar dapat menjangkau masyarakat di wilayah tersebut.
Pemerintah juga memberikan dukungan air bersih bagi masyarakat Palue karena wilayah tersebut mengalami keterbatasan sumber mata air, terlebih saat memasuki musim kemarau panjang. Bantuan berupa tangki air dari kementerian serta dukungan berbagai pihak telah ditempatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.
Penanganan Palue selanjutnya akan berjalan secara bertahap, termasuk pembangunan hunian sementara bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat. Pemerintah Kabupaten Sikka terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pihak lainnya untuk mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....