Human Initiative Percepat Respons Pascagempa Flores
- 19 Sep 2026 20:48 WIB
- Ende
Poin Utama
- Human Initiative mempercepat respons kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa Flores yang terjadi pada 15 Agustus 2026. Respons dilakukan dengan menyalurkan bantuan berdasarkan kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.
- omandan Emergency Response Human Initiative, Subur Rojinawi, mengatakan tim mulai bergerak sehari setelah gempa terjadi.
- Menurutnya, akses menuju sejumlah wilayah mengalami kendala setelah gempa. Tim akhirnya menempuh perjalanan melalui Larantuka, Maumere, Bajawa, hingga Nagekeo untuk menjangkau masyarakat terdampak.
- Ia menegaskan, respons kemanusiaan dilakukan berdasarkan data dan kebutuhan di lapangan. Pendekatan tersebut dilakukan agar bantuan yang diberikan dapat sesuai dengan kondisi masyarakat terdampak.
RRI.CO.ID, Ende – Human Initiative mempercepat respons kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa Flores yang terjadi pada 15 Agustus 2026. Respons dilakukan dengan menyalurkan bantuan berdasarkan kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.
Komandan Emergency Response Human Initiative, Subur Rojinawi, mengatakan tim mulai bergerak sehari setelah gempa terjadi. Tim tersebut diterjunkan untuk melakukan asesmen dan memberikan bantuan awal kepada masyarakat terdampak.
“Pergerakan kecepatan itu, misalnya tanggal 15 terjadi, maka malamnya kami dua orang diberangkatkan sampai di Kupang,” ujar Subur dalam dialog bersama RRI Pro 1, Jumat 18 September 2026.
Menurutnya, akses menuju sejumlah wilayah mengalami kendala setelah gempa. Tim akhirnya menempuh perjalanan melalui Larantuka, Maumere, Bajawa, hingga Nagekeo untuk menjangkau masyarakat terdampak.
Ia mengatakan, Human Initiative juga sempat memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengungsi secara mandiri di Maumere. Bantuan awal berupa terpal, sembako, dan kebutuhan lainnya diberikan selama dua hingga tiga hari.
Setelah itu, tim melanjutkan respons ke wilayah Bajawa dan Nagekeo. Hingga kini, Human Initiative masih melakukan asesmen untuk mengetahui kebutuhan masyarakat di sejumlah kecamatan.
Ia menegaskan, respons kemanusiaan dilakukan berdasarkan data dan kebutuhan di lapangan. Pendekatan tersebut dilakukan agar bantuan yang diberikan dapat sesuai dengan kondisi masyarakat terdampak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....