Mutiara Pagi: Mengandalkan Tuhan dalam Setiap Langkah Kehidupan

  • 19 Sep 2026 20:46 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Ev. Krispin Priska mengajak umat Kristiani untuk senantiasa mengandalkan Tuhan dalam menjalani setiap proses kehidupan, termasuk ketika menghadapi persoalan, tantangan, dan ketidakpastian.
  • Mengandalkan Tuhan berarti menempatkan iman dan kepercayaan kepada-Nya sebagai dasar dalam mengambil keputusan dan menjalani setiap langkah kehidupan.
  • Manusia memiliki keterbatasan dalam memahami seluruh perjalanan hidup, sehingga diperlukan kepercayaan yang kuat kepada Tuhan untuk menghadapi segala situasi.

RRI.CO.ID,Ende - Umat Kristiani diajak untuk senantiasa mengandalkan Tuhan dalam menjalani setiap proses kehidupan, termasuk ketika menghadapi berbagai persoalan, tantangan, dan ketidakpastian. Pesan tersebut disampaikan Ev. Krispin Priska dalam renungan Mutiara Pagi Pentakosta yang disiarkan Pro 1 RRI Ende, Sabtu, 19 September 2026.

Dalam renungannya, Ev. Krispin Priska mengingatkan bahwa manusia memiliki keterbatasan dalam memahami seluruh perjalanan hidup. Karena itu, mengandalkan Tuhan berarti menempatkan iman dan kepercayaan kepada-Nya sebagai dasar dalam mengambil keputusan dan menjalani setiap langkah kehidupan.

Menurutnya, manusia sering kali berusaha mengandalkan kekuatan, kemampuan, pengalaman, maupun pertimbangannya sendiri ketika menghadapi persoalan. Namun, sebagai orang percaya, setiap rencana dan usaha perlu disertai dengan doa serta penyerahan diri kepada Tuhan.

Mengandalkan Tuhan bukan berarti manusia berhenti berusaha atau hanya menunggu pertolongan. Sebaliknya, umat tetap dipanggil untuk bekerja, berusaha, mengambil keputusan, dan menjalankan tanggung jawab, tetapi semuanya dilakukan dengan tetap meminta tuntunan dan penyertaan Tuhan.

Ev. Krispin Priska juga mengajak umat untuk tidak mudah kehilangan pengharapan ketika menghadapi keadaan yang belum sesuai dengan harapan. Jawaban Tuhan tidak selalu datang sesuai dengan waktu dan cara yang diinginkan manusia, sehingga dibutuhkan kesabaran, ketekunan, dan iman untuk tetap percaya kepada-Nya.

Di tengah berbagai persoalan kehidupan, sikap mengandalkan Tuhan juga dapat menjadi sumber kekuatan bagi seseorang untuk tetap teguh. Ketika manusia menyadari keterbatasannya dan menyerahkan kekhawatiran kepada Tuhan, ia dapat menjalani kehidupan dengan iman dan pengharapan.

Melalui renungan Mutiara Pagi Pentakosta, pendengar diajak untuk menjadikan Tuhan sebagai dasar dalam setiap rencana dan keputusan. Mengandalkan Tuhan hendaknya diwujudkan melalui kehidupan yang tekun berdoa, tetap berusaha, berserah, serta percaya bahwa Tuhan senantiasa menyertai setiap langkah umat-Nya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi umat Kristiani untuk tidak hanya mencari Tuhan ketika menghadapi kesulitan, tetapi membangun hubungan yang dekat dengan-Nya dalam setiap keadaan. Dengan demikian, iman kepada Tuhan tidak hanya menjadi ucapan, tetapi diwujudkan dalam sikap dan tindakan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....