Pascagempa, Satbinmas Polres Ngada Pulihkan Semangat Anak
- 17 Sep 2026 09:44 WIB
- Ende
RRI.VO.ID, Ngada – Pascagempa bumi yang melanda wilayah Kabupaten Ngada, Polres Ngada terus memberikan pendampingan kepada masyarakat terdampak, termasuk anak-anak yang membutuhkan dukungan untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari. Salah satunya dilakukan Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Ngada melalui kegiatan trauma healing bagi siswa SDN Mojongange, Selasa, 15 September 2026.
Kegiatan dipimpin KBO Satbinmas Polres Ngada Aiptu Dorothea Longa bersama personel Satbinmas. Pendampingan dilakukan dengan pendekatan humanis dan suasana penuh keakraban agar anak-anak dapat kembali merasa aman dan nyaman setelah mengalami situasi yang menimbulkan rasa takut dan cemas akibat bencana.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak membangun kembali semangat belajar dan bermain. Pendekatan psikososial diberikan sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap proses pemulihan anak-anak pascabencana.
Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa melalui Kasatbinmas Polres Ngada AKP A. Agung GD. Sumadi, mengatakan kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan semata. Akan tetapi juga memberikan rasa aman dan dukungan kepada warga terdampak bencana.
“Anak-anak adalah bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana. Melalui trauma healing, kami ingin membantu mereka kembali merasa aman, ceria, dan percaya diri sehingga dapat melanjutkan aktivitas belajar dengan penuh semangat,” ujar AKP A. Agung GD. Sumadi.
Menurutnya, pendampingan psikososial bagi anak-anak perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak. Langkah tersebut penting agar proses pemulihan dapat berlangsung secara optimal dan anak-anak dapat kembali beraktivitas secara normal.
Kegiatan trauma healing di SDN Mojongange menjadi bagian dari upaya Polres Ngada mendampingi masyarakat dalam menghadapi dampak bencana. Kehadiran personel diharapkan dapat memberikan ruang bagi anak-anak untuk kembali membangun rasa aman, keberanian, dan optimisme.
Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut kondisi fisik, tetapi juga kondisi psikologis. Bagi anak-anak, dukungan dan pendampingan menjadi bagian penting untuk menumbuhkan kembali rasa aman serta semangat menjalani aktivitas belajar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....