BMKG : Waspadai Angin Kencang di Delapan Wilayah NTT
- 16 Sep 2026 19:19 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mengingatkan potensi angin kencang di delapan kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 16 September 2026. Kecepatan angin diprakirakan mencapai 50 kilometer per jam, sementara kabut berpotensi muncul pada malam hingga dini hari di sejumlah dataran tinggi.
Wilayah yang masuk dalam peringatan meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada. Masyarakat di wilayah tersebut diimbau memperhatikan perkembangan cuaca dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi lapangan.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Yesi, mengatakan angin secara umum bertiup dari arah timur hingga barat daya dengan kecepatan sekitar 15 hingga 50 kilometer per jam. Kondisi tersebut menjadi bagian dari dinamika cuaca NTT yang perlu diwaspadai masyarakat.
“Untuk kondisi cuaca pada pagi hari umumnya cerah hingga cerah berawan. Pada siang hingga sore hari diprakirakan cerah hingga berawan, sedangkan malam hingga dini hari cenderung cerah hingga berawan tebal,” ujar Yesi dalam siaran informasi cuaca di Pro 1 RRI Ende, Rabu, 16 September 2026.
Selain angin kencang, BMKG memprakirakan potensi kabut pada malam hingga dini hari di sejumlah wilayah dataran tinggi. Daerah yang disebut antara lain Soe, Ende, Bajawa, dan Ruteng.
Kabut berpotensi mengurangi jarak pandang sehingga perlu menjadi perhatian masyarakat yang melakukan perjalanan pada malam hingga pagi hari. Kondisi tersebut terutama perlu diperhatikan pengguna kendaraan yang melintasi kawasan dataran tinggi.
Suhu udara di NTT secara umum diprakirakan berada pada kisaran 19 hingga 33 derajat Celsius. Sementara wilayah dataran tinggi seperti Manggarai dan Ngada memiliki suhu yang lebih rendah, sekitar 15 hingga 26 derajat Celsius.
Masyarakat di wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang dan kabut perlu mengikuti pembaruan informasi cuaca dari BMKG. Kewaspadaan diperlukan terutama ketika kondisi aktual di lapangan berubah dari prakiraan awal.
Untuk wilayah pesisir dan aktivitas kelautan, BMKG juga mencatat adanya potensi gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan NTT pada periode 16–19 September 2026. Kondisi tersebut memperkuat pentingnya pemantauan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas di laut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....