KADIN Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Tiga Kecamatan Manggarai Barat

  • 16 Sep 2026 09:37 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia bersama KADIN Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui KADIN Manggarai Barat pada 5 hingga 12 September 2026. Tim yang dipimpin langsung Ketua KADIN Manggarai Barat, Charles Angliwarman turun ke sejumlah titik terdampak gempa, meski harus melewati kondisi jalan yang cukup ekstrem.

Charles mengatakan, penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral agar bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat terdampak.

“Kami punya beban moral agar bantuan ini langsung sampai kepada masyarakat yang terdampak,” ujar Charles dalam keterangannya, Selasa 15 September 2026.

Bantuan tersebut menyasar 25 titik di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pacar, Kecamatan Kuwus, dan Kecamatan Kuwus Barat. Bantuan diangkut menggunakan dua truk dan terdiri atas beras, susu, mi instan, gula, minyak goreng, sarung, serta terpal.

Dalam penyaluran bantuan, tim KADIN juga melihat langsung kondisi masyarakat yang masih bertahan di luar rumah maupun posko pengungsian karena rumah mereka mengalami kerusakan akibat gempa.

Lebih lanjut, Charles mengatakan kondisi warga yang ditemui cukup memprihatinkan. Sebagian warga hanya menggunakan terpal seadanya sebagai tempat berlindung, termasuk ibu hamil dan anak-anak yang harus menghadapi cuaca malam yang dingin.

“Kami melihat langsung rumah warga yang rusak parah. Banyak yang masih tidur di luar rumah atau di posko dengan terpal seadanya. Ada ibu hamil dan anak-anak, serta trauma yang masih dirasakan masyarakat akibat gempa,” katanya.

Selain menyerahkan bantuan, tim KADIN juga mengajak masyarakat untuk berdoa bersama agar rangkaian gempa yang masih terjadi dapat segera berakhir.

Penyaluran bantuan ini dilakukan di tengah kondisi pascagempa Flores yang masih diwarnai gempa susulan. Berdasarkan data yang disampaikan KADIN, tercatat ribuan aktivitas guncangan gempa sejak kejadian utama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....