Kemenag Ende Targetkan Peserta Didik Madrasah Tembus Nasional

  • 15 Sep 2026 09:24 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende menargetkan sedikitnya satu hingga dua peserta didik madrasah mampu menembus Olimpiade Madrasah Indonesia tingkat nasional tahun 2026. Target tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik sejak mengikuti kompetisi di tingkat Kabupaten Ende.

Pengawas Madrasah Ahli Madya sekaligus Pelaksana Harian Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende, Muhammad Rivai, S.Pd., mengatakan sebanyak 33 peserta berhasil lolos dari tingkat kabupaten dan akan mewakili Kabupaten Ende pada kompetisi tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur. Menurutnya, Ende memiliki tradisi mengirimkan peserta didik berprestasi hingga tingkat nasional yang menjadi modal untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi madrasah tahun ini.

“Untuk Kabupaten Ende ini, saya berharap setidaknya tahun ini minimal ada satu atau dua anak kita dari semua tingkatan yang bisa tembus sampai di tingkat nasional,” ujar Rivai saat diwawancarai RRI 8 September 2026 lalu.

Rivai menjelaskan, peserta yang memenuhi passing grade pada tingkat kabupaten akan melanjutkan kompetisi ke tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur. Seleksi tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung pada minggu kedua Oktober 2026, sebelum peserta terbaik kembali disaring untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional.

Ia berharap target tersebut menjadi motivasi bagi peserta untuk berkompetisi secara positif dan memberikan kemampuan terbaik. Untuk mendukung pencapaian target, masing-masing madrasah telah melakukan pembinaan peserta didik sejak sebelum kompetisi tingkat kabupaten.

Pembinaan dilakukan pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah hingga Madrasah Aliyah dengan menitikberatkan pada penguatan kemampuan sains dan riset. Olimpiade Madrasah Indonesia tingkat Kabupaten Ende tahun 2026 sendiri diikuti 231 peserta dari seluruh jenjang madrasah.

" Bidang yang dilombakan mencakup sains dengan materi terintegrasi serta riset yang mengangkat tema ekoteknologi, Sustainable Development Goals atau SDGs, dan transformasi digital", ucapnya.

Rivai menegaskan, capaian dalam kompetisi tidak hanya berkaitan dengan prestasi individu peserta didik, tetapi juga membawa nama baik madrasah dan Kabupaten Ende. Karena itu, peserta diharapkan mampu menjaga semangat berkompetisi dan menunjukkan kualitas pendidikan madrasah di tingkat yang lebih tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....