Polres Sikka Kawal Distribusi Bantuan Gempa lewat Laut
- 15 Sep 2026 13:13 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Kepedulian terhadap warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur terus mengalir dari berbagai daerah, termasuk melalui jalur laut menuju Kabupaten Sikka. Polres Sikka memastikan proses kedatangan, pengamanan, pendropingan hingga pendistribusian bantuan berlangsung aman, tertib, dan tepat sasaran pada Sabtu 12 September 2026.
Pengamanan dilakukan di sejumlah titik, mulai dari Pelabuhan Laurentius Say Maumere, Pelabuhan Feri Kewapante hingga Gudang Cosik di Jalan Litbang, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok. Rangkaian pengawalan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan yang masuk segera bergerak menuju masyarakat yang membutuhkan.
Di Pelabuhan Laurentius Say Maumere, KM Bukit Siguntang milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) tiba sekitar pukul 09.00 WITA dengan membawa ratusan koli bantuan kemanusiaan dari Tarakan, Balikpapan, dan Makassar. Setibanya kapal, personel kepolisian memantau proses bongkar muat, penerimaan, serta pendropingan bantuan untuk memastikan seluruhnya sesuai dengan data muatan.
Dari Tarakan, terdapat delapan koli bantuan dari Kerukunan Warga NTT Tarakan yang diterima untuk disalurkan kepada Yohanes Jawa, serta 92 koli bantuan dari KSOP Kelas II Tarakan. Bantuan dari KSOP tersebut berupa 36 dus mi instan, 10 dus Pop Mie, 22 karung beras lima kilogram, tujuh dus minyak goreng, enam dus barang campuran, satu karung barang campuran, enam dus air mineral, dan tiga dus sarden untuk KSOP Kelas IV Maumere.
Selain itu, KM Bukit Siguntang membawa 37 koli bantuan dari Balikpapan untuk korban gempa bumi NTT dan 79 koli bantuan sisa dari kapal Lambelu asal Makassar. Bantuan dari Makassar berupa barang campuran dan sembako tersebut diperuntukkan bagi korban bencana dengan penerima Partai Golkar.
Pengamanan tidak hanya dilakukan terhadap barang yang tiba, tetapi juga melalui koordinasi dengan pihak terkait agar seluruh proses berjalan sesuai data dan peruntukan. Polres Sikka memastikan bantuan yang telah diterima dapat dikelola dan diteruskan kepada pihak penerima secara tertib tanpa hambatan.
Pada hari yang sama, pengawalan bantuan juga berlangsung di Pelabuhan Feri Kewapante setelah KMP Inerie II tiba sekitar pukul 05.20 WITA di Desa Namangkewa, Kecamatan Kewapante. Kapal yang dinakhodai Germanius Darius bersama 19 kru tersebut membawa bantuan program ASDP Peduli berupa beras, mi, pakaian, susu, minyak goreng, dan air mineral.
KMP Inerie II berangkat dari Surabaya pada Rabu (9/9/2026) sebagai kapal pengganti KMP Ile Ape dan disiapkan untuk mendukung pengiriman logistik bantuan menuju wilayah Palue. Kedatangannya dipantau ASDP, KSOP Laurentius Say Maumere, serta personel Polsek Kewapante hingga kapal berada dalam posisi siaga menunggu jadwal keberangkatan.
Rangkaian bantuan kemudian berlanjut ke Gudang Cosik sekitar pukul 11.50 WITA melalui pendistribusian sembako kepada masyarakat Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur. Kegiatan yang dipimpin Kapolsek Alok AKP Putu Sumadi, S.H., tersebut menyiapkan 82 paket bantuan yang diangkut menggunakan satu unit mobil pikap Carry.
Distribusi tersebut turut dihadiri Lurah Waioti Yosef Suyanto Nong Files, personel Polres Sikka yang bertugas berdasarkan surat perintah tugas, serta pegawai Inspektorat Kabupaten Sikka. Seluruh rangkaian penerimaan, pengamanan, pendropingan, dan pendistribusian bantuan berlangsung aman, tertib, serta kondusif.
Dari pelabuhan hingga gudang logistik, pengawalan aparat memperlihatkan bahwa bantuan bencana bukan sekadar soal kedatangan barang, tetapi juga memastikan setiap bantuan bergerak menuju penerima. Arus logistik dari berbagai daerah menjadi mata rantai solidaritas yang diharapkan mampu meringankan beban masyarakat NTT setelah gempa bumi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....