Keceriaan Anak Jadi Perhatian Relawan Gesit Pascagempa di Bheramari
- 13 Sep 2026 16:28 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende- Pemulihan anak-anak setelah mengalami gempa menjadi perhatian Tim Relawan Gesit di Yayasan Persekolahan Umat Katolik, Desa Bheramari, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende. Sebanyak 91 anak dari SD Katolik Nangakeo dan TK mendapat pendampingan melalui berbagai kegiatan hiburan untuk membantu mengembalikan keceriaan mereka.
Ketua Tim Relawan Gesit, Leo Nazaret Polovsky Meta, saat diwawancarai RRI Ende, Sabtu 12 September 2026, mengatakan pengalaman bencana dapat meninggalkan rasa takut pada anak-anak. Menurutnya, relawan tidak hanya membawa bantuan berupa barang, tetapi juga menghadirkan kegiatan yang memungkinkan anak-anak kembali berinteraksi dan menikmati suasana yang menyenangkan.
“Kami membuat games-games untuk hiburan anak-anak yang mungkin membantu dari hilangnya trauma gempa yang terjadi". Selain kegiatan hiburan, relawan juga memberikan reward kepada anak-anak sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat.
Ia menjelaskan, Dukungan juga diberikan dalam bentuk alat tulis, tas, snack ringan, dan susu untuk membantu memenuhi kebutuhan anak-anak. Relawan Gesit turut menyediakan tenda untuk mendukung kegiatan sekolah darurat bagi anak-anak TK di lingkungan yayasan.
Sementara itu, kegiatan belajar siswa SD didukung dengan tempat belajar yang telah disiapkan oleh orang tua murid. keterlibatan relawan di lokasi tersebut berawal dari kepedulian setelah melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak gempa, katanya.
Menurutnya, Sebelum tiba di Yayasan Persekolahan Umat Katolik, Tim Relawan Gesit telah beberapa kali turun ke sejumlah lokasi, yakni Lokoboko, Nangaba, Pulau Ende, Waturaka dan di lanjutkan hari ini ke Desa Bheramari. Untuk bantuan di sekolah tersebut, relawan juga mendapat dukungan donasi dari SMA Unggulan RUSHD.
Ia menambahkan, pemulihan anak tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan material. Perhatian, kesempatan berinteraksi dan suasana yang menyenangkan dinilai penting agar anak-anak secara perlahan dapat kembali menjalani aktivitas bersama teman-temannya.
Leo berharap anak-anak dapat melewati pengalaman gempa tanpa membawa rasa takut yang berkepanjangan. Ia juga berharap pendampingan yang diberikan mampu menumbuhkan kembali rasa percaya diri, keceriaan dan keberanian anak-anak untuk beraktivitas bersama teman-temannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....