Intervensi Pemprov NTT di Patisirawalang Perkuat Ekonomi dan Kesadaran Hukum
- 11 Sep 2026 13:10 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, FLORES TIMUR — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur memperkuat pembangunan Desa Patisirawalang, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur, melalui intervensi di bidang ekonomi dan kesadaran hukum. Program tersebut juga menyasar penguatan kelembagaan desa, pemberdayaan masyarakat serta percepatan penanganan kemiskinan dan stunting.
Intervensi dilaksanakan Biro Hukum Setda Provinsi NTT pada 26–27 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum atau JDIH kepada masyarakat dan pemerintah desa.
Staf Ahli Gubernur NTT Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, Petrus Seran Tahuk, mengatakan kesadaran hukum menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang baik. Masyarakat juga perlu memiliki akses terhadap informasi hukum agar memahami hak, kewajiban dan aturan yang berlaku.
Menurut Petrus, pembangunan desa tidak cukup hanya dilakukan melalui bantuan sarana dan prasarana. Penguatan sumber daya manusia, kelembagaan dan pemahaman hukum diperlukan agar pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Pada sektor ekonomi, Pemprov NTT menyerahkan mesin perontok padi, mesin perontok jagung dan enam mesin pengiris pisang. Pemerintah juga memberikan peralatan dan bahan pendukung produksi keripik pisang untuk mendorong pengolahan hasil pertanian.
Masyarakat Patisirawalang juga mendapatkan pelatihan pengolahan keripik pisang mulai dari proses produksi hingga pemasaran. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai jual hasil pertanian sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Staf Ahli Bupati Flores Timur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Fredrik Moat Aeng, mengatakan bantuan peralatan bukan merupakan tujuan akhir pembangunan. Menurutnya, bantuan tersebut harus menjadi stimulus untuk meningkatkan produktivitas, pendapatan dan kemandirian masyarakat.
Selain intervensi ekonomi dan hukum, kegiatan juga dirangkaikan dengan pameran hasil usaha masyarakat serta pentas seni. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempromosikan potensi, produk dan kreativitas Desa Patisirawalang.
Pemprov NTT berharap seluruh bentuk intervensi dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Patisirawalang. Sinergi pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu menjadikan desa tersebut lebih produktif, mandiri, inovatif dan berdaya saing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....