Gubernur NTT Pastikan Perbaikan SMAK Syuradikara Ende

  • 09 Sep 2026 12:41 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mengunjungi SMAK Syuradikara Ende, Rabu 9 September 2026, untuk melihat langsung kondisi sekolah pascagempa. Kunjungan dilanjutkan dengan tatap muka bersama siswa dan guru yang berlangsung di Ruang Hijau SMAK Syuradikara Ende.

Melki mengatakan seluruh kerusakan bangunan sekolah akan didata dan diperiksa untuk menentukan langkah penanganannya. Pemerintah Provinsi NTT bersama Pemerintah Kabupaten Ende melalui dinas teknis PUPR akan menindaklanjuti hasil pendataan tersebut.

Menurutnya, kerusakan ringan dapat diperbaiki secara mandiri oleh pihak yayasan jika memungkinkan, sedangkan kerusakan berat akan mendapat dukungan pemerintah. Pemeriksaan dilakukan agar kebutuhan perbaikan tercatat dan dapat diusulkan dalam dukungan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.

“Kalau memang ada kerusakan kecil, yayasan bisa perbaiki sendiri, bagus, tapi kalau ada kerusakan berat nanti kami bantu, semuanya dicek, biar masuk dalam dukungan pemerintah pusat atau provinsi yang mesti kita urus,” ujar Melki.

Selain bangunan sekolah, pemerintah juga memberi perhatian terhadap 40 siswa SMAK Syuradikara yang orang tua dan rumahnya terdampak gempa. Melki memastikan biaya pendidikan para siswa tersebut akan mendapat dukungan pemerintah selama mereka menghadapi masa sulit akibat bencana.

“Bagi 40 siswa-siswi yang terdampak, biaya sekolah itu pasti dibayar, selanjutnya apakah pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten yang bayar, uangnya ada, yang terpenting semua tercatat dan terdata,” katanya.

Melki juga meminta SMAK Syuradikara tetap menjadi barometer pendidikan di Ende dan Flores dengan meningkatkan kualitas pendidikan serta prestasi para siswanya. Menurutnya, sekolah tersebut sejak lama telah melahirkan banyak tokoh yang kemudian berkiprah sebagai pejabat pemerintahan maupun di berbagai bidang.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lenabersama Kepala SMAK Syuradikara Ende Bruder Kristianus Riberu,SVD.

Ia menegaskan status SMAK Syuradikara sebagai salah satu rujukan pendidikan di Flores dan NTT harus diikuti dengan semangat untuk terus meningkatkan standar sekolah. Kepala sekolah, guru dan siswa diminta memiliki cara pandang bahwa SMAK Syuradikara harus menjadi salah satu tolok ukur kemajuan pendidikan di Ende dan NTT.

“Jangan ada lagi sekolah lain yang menyalip SMAK Syuradikara,” tegas Melki, seraya mendorong seluruh keluarga besar sekolah terus memperkuat kualitas pendidikan. Ia menilai tantangan pascagempa justru harus menjadi momentum untuk membangun kembali aktivitas pendidikan secara lebih baik.

Terkait penanganan gempa, Melki mengatakan pemerintah sedang mempersiapkan tahapan setelah masa tanggap darurat menuju transisi pemulihan. Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat segera mengembalikan kehidupan masyarakat, termasuk aktivitas pendidikan, menuju kondisi normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....