Lembata Benahi Perencanaan Program Penyakit Menular Berbasis Data
- 08 Sep 2026 13:52 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Penanganan AIDS, Tuberkulosis atau TBC, dan Malaria di Kabupaten Lembata diarahkan semakin berbasis data. Data yang akurat diperlukan agar perencanaan program dan penganggaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Upaya tersebut dibahas dalam Lokakarya Analisis Data Realisasi Versus Data Anggaran Program AIDS, TBC, dan Malaria di Lewoleba, Rabu 2 September 2026. Kegiatan ini menjadi ruang untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus memperbaiki perencanaan penanggulangan penyakit menular.
Ketua Panitia Yohanes Bosco S. Bataona mengatakan, lokakarya menganalisis data realisasi program dan anggaran periode 2023 hingga 2025. Hasil analisis tersebut akan digunakan sebagai bahan penyusunan perencanaan dan penganggaran program tahun 2026.
Menurutnya, penyelarasan data dan anggaran penting agar sumber daya yang tersedia tidak digunakan untuk program yang kurang sesuai kebutuhan. Pendekatan tersebut juga diharapkan membuat intervensi penanggulangan penyakit menular lebih terukur dan tepat sasaran.
Pemerintah Kabupaten Lembata menekankan bahwa setiap perangkat daerah perlu memastikan program disusun berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan. Penganggaran kemudian harus mengikuti kebutuhan dan target penanganan yang telah ditetapkan.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Yohanes Berchmans Daniel Dai menyampaikan, data harus menjadi dasar pengambilan kebijakan. Perencanaan yang baik juga harus diterjemahkan dalam anggaran yang tepat agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Lokakarya tersebut melibatkan Dinas Kesehatan, BKAD, Dinas PMD, Dinas Kominfo, Bagian Hukum, serta sejumlah sektor terkait. Hasil rekomendasi diharapkan memperkuat kebijakan daerah dalam menekan AIDS, TBC, Malaria, dan penyakit menular lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....