Gempa Flores Rusakkan 11.243 Rumah dan 57 Faskes di Ende
- 08 Sep 2026 13:53 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Utara Pulau Flores berdampak signifikan terhadap permukiman dan fasilitas umum di Kabupaten Ende. Berdasarkan pembaruan laporan BPBD Kabupaten Ende per 7 September 2026 pukul 18.00 WITA, sebanyak 11.243 rumah dan 57 fasilitas kesehatan mengalami kerusakan.
Dari total 11.243 rumah terdampak, sebanyak 7.750 unit mengalami rusak ringan, 2.065 unit rusak sedang, dan 1.428 unit lainnya mengalami rusak berat. Kerusakan tersebut tersebar di 21 kecamatan di Kabupaten Ende.
Sementara itu, kerusakan juga terjadi pada fasilitas kesehatan dengan total 57 unit terdampak gempa. Rinciannya, 47 fasilitas kesehatan mengalami rusak ringan, tujuh rusak sedang, dan tiga fasilitas mengalami rusak berat.
Data tersebut menjadi bagian dari hasil pembaruan pendataan dampak gempa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Ende melalui BPBD. Pemutakhiran data terus dilakukan untuk memastikan kondisi kerusakan di lapangan dapat teridentifikasi secara menyeluruh.
Selain merusak bangunan, gempa juga berdampak terhadap akses transportasi di sejumlah wilayah Kabupaten Ende. Reruntuhan tebing dilaporkan menutupi badan jalan sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas masyarakat.
Tim BPBD bersama Tim Gabungan Penanganan Darurat Gempa Bumi telah diterjunkan ke sejumlah lokasi terdampak. Tim melakukan kaji cepat sekaligus penanganan darurat untuk membantu masyarakat dan membuka kembali akses jalan yang terganggu.
Penanganan kerusakan rumah menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam proses tanggap darurat bencana. Data tingkat kerusakan akan menjadi bagian penting dalam menentukan langkah penanganan dan kebutuhan rehabilitasi maupun rekonstruksi.
Pemerintah Kabupaten Ende terus melakukan pemutakhiran data dampak gempa bersama tim di lapangan. Langkah tersebut dilakukan agar penanganan terhadap warga terdampak dan fasilitas yang mengalami kerusakan dapat dilakukan berdasarkan kondisi serta kebutuhan sebenarnya.
Gempa M7,7 yang berpusat di wilayah Nagekeo sebelumnya juga memicu peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah pesisir NTT, termasuk bagian utara Kabupaten Ende. BMKG mencatat gempa tersebut terjadi pada 15 Agustus 2026 dengan kedalaman 15 kilometer dan pusat gempa sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....