Sebanyak 231 Peserta Adu Kemampuan di Olimpiade Madrasah Kabupaten Ende

  • 08 Sep 2026 12:51 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Olimpiade Madrasah Indonesia tingkat Kabupaten Ende tahun 2026 melibatkan 231 peserta dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah hingga Madrasah Aliyah. Kompetisi yang berlangsung selama tiga hari ini mempertandingkan bidang sains dan riset untuk mengembangkan kemampuan peserta didik madrasah.

Pengawas Madrasah Ahli Madya sekaligus Pelaksana Harian Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende, Muhammad Rivai, S.Pd., mengatakan pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia tahun ini dilakukan secara bertahap sesuai jenjang pendidikan. Hal tersebut disampaikannya dalam siaran Florata Pagi, Selasa, 8 September 2026.

Untuk jenjang Madrasah Aliyah, peserta mengikuti enam bidang sains, yakni matematika, biologi, fisika, kimia, ekonomi dan geografi terintegrasi. Sementara jenjang MTs mengikuti matematika, IPA dan IPS terintegrasi, sedangkan jenjang MI mengikuti matematika dan IPS terintegrasi.

Rivai menjelaskan, perlombaan bidang sains dilaksanakan menggunakan sistem Computer Based Testing (CBT). Sistem tersebut digunakan untuk mendukung pelaksanaan kompetisi secara digital.

“Soalnya tidak hanya matematika, tetapi di dalamnya terintegrasi bahasa Inggris, teknologi digital dan mata pelajaran keislaman yang menjadi kekhasan madrasah,” ujar Rivai.

Selain bidang sains, Olimpiade Madrasah Indonesia juga memberikan ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan riset. Peserta membentuk kelompok beranggotakan dua hingga empat orang dengan tema riset meliputi ekoteknologi, Sustainable Development Goals atau SDGs, dan transformasi digital.

Menurut Rivai, persiapan peserta dilakukan secara serius oleh masing-masing madrasah karena kompetisi tersebut telah menjadi kegiatan rutin. Olimpiade juga menjadi kesempatan bagi madrasah untuk mengukur sekaligus menunjukkan kemampuan peserta didik dalam bidang sains dan riset.

Olimpiade Madrasah Indonesia tingkat Kabupaten Ende menjadi tahapan awal menuju kompetisi tingkat provinsi dan nasional. Peserta yang memenuhi passing grade kabupaten akan mewakili Ende pada tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dijadwalkan berlangsung pada minggu kedua Oktober 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....