Polres Ende Dirikan Tenda Darurat, Siswa SDK Pu'ubheto Belajar Lagi

  • 07 Sep 2026 15:09 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Personel Satuan Samapta Polres Ende mendirikan tenda darurat di SDK Pu'ubheto pada Senin 7 September 2026 siang untuk memastikan kegiatan belajar tetap berlangsung. Aksi tersebut dilakukan di Dusun Pu'ubheto, Desa Rukuramba, Kecamatan Ende, setelah dampak gempa mengganggu penggunaan ruang belajar sekolah setempat.

Kasat Samapta Polres Ende Iptu Jacob Steven Bessie memimpin langsung pengerahan 14 personel untuk merakit dan memasang tenda darurat. Pekerjaan dimulai pukul 11.30 Wita dan seluruh pemasangan selesai pada pukul 14.05 Wita dalam kondisi aman serta kondusif.

Tenda itu disiapkan sebagai ruang belajar sementara agar siswa dan guru dapat melanjutkan pembelajaran tanpa menunggu perbaikan bangunan sekolah. Langkah tersebut sekaligus menjaga aktivitas pendidikan tetap berjalan ketika fasilitas utama sekolah belum sepenuhnya dapat digunakan pascagempa Flores.

Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata menilai pendirian tenda menunjukkan komitmen kepolisian mendukung keberlanjutan pendidikan anak di wilayah terdampak bencana. Menurut dia, kehadiran personel di sekolah menjadi bentuk pelayanan langsung untuk memastikan hak belajar siswa tetap terpenuhi selama masa pemulihan.

“Kami ingin memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan aman, sehingga siswa tidak kehilangan kesempatan belajar selama masa pemulihan pascagempa.” ucapnya. Personel Sat Samapta juga memastikan fasilitas tenda terpasang baik dan dapat digunakan siswa serta guru sesuai kebutuhan pembelajaran.

Kepala SDK Pu'ubheto Blasius Fide menyampaikan apresiasi kepada Polres Ende atas bantuan yang dinilai sangat membantu sekolah setempat. Ia mengatakan tenda darurat memberikan ruang belajar yang lebih memungkinkan kegiatan pendidikan berlangsung tanpa terganggu kondisi sekolah utama.

Blasius berharap fasilitas sementara tersebut mampu menjaga semangat belajar siswa sekaligus membantu sekolah melewati masa pemulihan pascabencana ini. “Tenda darurat ini sangat bermanfaat bagi kelangsungan kegiatan belajar mengajar dan semangat anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.” ujarnya.

Seluruh rangkaian pendirian tenda berakhir pukul 14.05 Wita setelah personel menyelesaikan seluruh proses pemasangan fasilitas darurat tersebut dengan baik. Dengan tenda tersebut, siswa dan guru kini memiliki ruang belajar sementara untuk melanjutkan kegiatan pendidikan dengan lebih tenang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....