Caritas Salurkan Sembako untuk 25 KK Terdampak Gempa di Ndetumbera

  • 07 Sep 2026 00:54 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID,Ende- Sebanyak 25 kepala keluarga (KK) terdampak gempa di Lingkungan Ndetumbera, Kelurahan Rewarangga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, menerima bantuan sembako dari Caritas Indonesia melalui Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores Keuskupan Agung Ende. Bantuan tersebut disalurkan pada Sabtu 5 September 2026, dan menjadi bagian dari dukungan kemanusiaan bagi warga yang masih menghadapi dampak bencana.

Sekretaris Posko Utama Keuskupan Agung Ende, Klarita Julian Rembu One, saat diwawancarai RRI Ende usai penyaluran bantuan mengatakan, bantuan yang diberikan berupa 25 paket sembako untuk 25 KK penerima. Wawancara tersebut berlangsung di Lingkungan Ndetumbera pada Sabtu, 5 September 2026, setelah proses pembagian bantuan kepada warga selesai dilakukan.

Klarita menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari kerja bersama antara Caritas Indonesia dan Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores Keuskupan Agung Ende dalam mendukung masyarakat terdampak. Penyaluran bantuan juga didampingi tim dari Posko Keuskupan Agung Ende agar paket sembako dapat diterima langsung oleh warga yang telah terdata.

Ia mengungkapkan, meskipun bantuan yang disalurkan terbatas, 25 paket sembako tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan dasar keluarga penerima. Bantuan itu sekaligus menjadi bentuk kepedulian kepada warga yang masih berada dalam proses pemulihan pascagempa.

Menurut Klarita, penyaluran bantuan tidak hanya berkaitan dengan pemberian kebutuhan logistik, tetapi juga menunjukkan adanya dukungan dan perhatian kepada masyarakat terdampak. Kehadiran tim posko dalam proses pembagian dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh keluarga yang membutuhkan.

Kerja sama antara Caritas Indonesia dan Posko Keuskupan Agung Ende menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kemanusiaan di tengah masyarakat terdampak. Dukungan tersebut terus diarahkan kepada warga di berbagai wilayah sesuai dengan kebutuhan yang ditemukan di lapangan.

Ia menambahkan, kondisi dan kebutuhan warga perlu terus dipantau agar bantuan yang diberikan dapat menyesuaikan dengan situasi masyarakat. Pendataan dan koordinasi dengan warga menjadi langkah penting untuk mengetahui keluarga yang membutuhkan dukungan.

Klarita berharap kepedulian terhadap masyarakat terdampak dapat terus berlanjut sehingga warga tidak merasa menghadapi masa pemulihan seorang diri. Ia juga berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga penerima dan membantu mereka kembali menjalani kehidupan secara bertahap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....