Sebanyak 39 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Desa Iligai
- 04 Sep 2026 14:03 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Sebanyak 39 rumah di Desa Iligai, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, mengalami rusak berat akibat gempa bumi Flores yang mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026. Warga yang rumahnya roboh atau tidak lagi layak dihuni kini masih bertahan di pondok dan tempat tinggal darurat sambil menunggu penanganan pemerintah
Data sementara Pemerintah Desa Iligai mencatat 106 rumah terdampak gempa. Dari jumlah tersebut, 39 rumah masuk kategori rusak berat, 23 rumah rusak sedang, dan 44 rumah rusak ringan.
Data kerusakan tersebut belum menjadi hasil akhir karena masih harus diverifikasi tenaga teknis. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan kategori kerusakan setiap bangunan sekaligus menentukan bentuk penanganan yang tepat bagi pemilik rumah.
Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago meninjau kondisi warga dan rumah terdampak di Dusun Hubin dan Dusun Wukak, Desa Iligai, Rabu 2 September 2026. Dalam dialog dengan warga, ia menegaskan penilaian kerusakan bangunan harus dilakukan tenaga teknis dan tidak cukup hanya berdasarkan penilaian pemilik rumah.
“Kadang-kadang menurut kita itu rusak ringan. Tapi ternyata menurut tata PUPR/PUPW, ini rusak sedang. Kan kita tidak mengerti,” kata Juventus.
Ia meminta pendataan dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat dusun, desa hingga kecamatan sebelum dilanjutkan pemeriksaan teknis terhadap bangunan terdampak. Menurutnya, ketepatan data menjadi penting karena akan menentukan kategori kerusakan dan bentuk bantuan yang diterima warga.
Salah satu warga terdampak, Anista dari Dusun Hubin, bersama keluarganya masih menempati pondok darurat setelah rumah mereka roboh saat gempa terjadi. Saat guncangan berlangsung, seluruh anggota keluarganya berada di dalam rumah sebelum suaminya membangunkan mereka dan membawa seluruh keluarga keluar hingga selamat.
“Harapan kami mungkin setidaknya ada bantuan dari pemerintah untuk bisa membangunkan kembali rumah untuk kami bisa menempati,” ujar Anista. Untuk bertahan, keluarganya membangun tempat tinggal sementara dengan memanfaatkan material yang masih bisa digunakan, termasuk seng bekas dari atap rumah.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Sikka menyerahkan 99 paket sembako dan empat tangki air bersih kepada warga terdampak. Bantuan ditujukan bagi masyarakat yang masih menghadapi dampak gempa, termasuk warga yang tinggal di pengungsian dan tempat penampungan sementara.
Sementara itu, persoalan tempat tinggal bagi warga dengan rumah rusak berat masih menunggu hasil verifikasi teknis. Pemerintah Kabupaten Sikka bersama tim teknis Dinas Pekerjaan Umum terus melanjutkan pendataan dan pemeriksaan untuk menentukan penanganan berdasarkan tingkat kerusakan.
Dalam peninjauan itu, Juventus didampingi Camat Lela Konstantinus Saru, Penjabat Kepala Desa Iligai Herlin Ladopowo, serta tim teknis Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sikka. Pemerintah daerah juga membuka ruang koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan warga terdampak dapat ditangani sesuai kondisi di lapangan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....