Pulihkan Luka, Tumbuhkan Harapan, Polri Hadir Layani Warga Terdampak Gempa di Riung

  • 04 Sep 2026 02:24 WIB
  •  Ende

Ngada – Di tengah situasi pascabencana gempa bumi yang masih menyisakan kecemasan dan trauma, Polres Ngada kembali hadir memberikan perhatian kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada. Kehadiran tersebut diwujudkan melalui pelayanan kesehatan dan trauma healing sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat melewati masa pemulihan.

Dalam rangka Operasi Aman Nusa II Turangga 2026, Polres Ngada melalui personel Dokkes dan Humas melaksanakan pelayanan kesehatan serta trauma healing bagi warga dan anak-anak terdampak bencana. Kegiatan tersebut berlangsung Rabu 2 September 2026 di Posko Pengungsian Gereja St. Petrus dan St. Paulus Bekek, Kampung Bekek, Desa Tadho Tengah, Kecamatan Riung.

Pelayanan juga menyasar warga yang menempati posko pengungsian mandiri di sekitar lokasi. Sementara kegiatan trauma healing diberikan kepada anak-anak SD Inpres Pore, Kelurahan Benteng Tengah, Kecamatan Riung.

Pelayanan kesehatan dilaksanakan PS. Kasi Dokkes Polres Ngada Aipda Heribertus A.B. Tena, S.Tr.AK., M.Si., bersama Bamin Sie Humas Polres Ngada Bripda Arvand Jevito Kitu. Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah serta pemberian obat-obatan sesuai dengan kebutuhan warga.

Perhatian khusus juga diberikan kepada ibu menyusui yang mengalami keluhan terkait produksi ASI. Polres Ngada membagikan bahan makanan berupa sayur marungga dan kacang hijau sebagai tindak lanjut hasil pemeriksaan dokter Biddokkes Polda NTT pada Selasa 1 September 2026.

Sementara itu, trauma healing bagi anak-anak SD Inpres Pore dikemas melalui kegiatan yang ceria dan menyenangkan. Anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas hiburan serta mendapatkan makanan ringan untuk membantu mengurangi rasa takut dan kecemasan setelah mengalami bencana.

Kapolda NTT melalui Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa menegaskan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana tidak hanya berupa bantuan fisik. Polri juga berupaya memastikan masyarakat memperoleh rasa aman dan dukungan dalam proses pemulihan psikologis.

“Polri akan terus hadir bersama masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, untuk memberikan pelayanan kesehatan, rasa aman, serta dukungan hingga mereka mampu bangkit dari trauma akibat bencana,” ujarnya menyampaikan pesan Kapolda NTT.

Kegiatan berlangsung dalam suasana ceria, penuh kebersamaan, dan keakraban antara personel Polri dengan warga di lokasi pengungsian. Senyum dan antusiasme anak-anak menjadi bagian penting dari upaya membangun kembali rasa aman dan semangat mereka pascagempa.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Ngada menunjukkan penanganan bencana tidak hanya berfokus pada kebutuhan fisik masyarakat. Pendampingan kesehatan dan dukungan psikologis menjadi bagian dari kehadiran Polri dalam membantu warga menjalani proses pemulihan secara bertahap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....