Polres Ende Beri Trauma Healing kepada 350 Siswa MIS Fatimiyah Ende
- 04 Sep 2026 02:31 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Polres Ende Polda NTT menggelar trauma healing bagi 350 siswa MIS Fatimiyah di Kelurahan Mautapaga, Kamis, 3 September 2026. Kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 08.00 Wita untuk membantu siswa memulihkan rasa aman setelah gempa mengguncang wilayah Flores.
Tim konselor menurunkan Aipda Yumias Markus Lete dan Brigpol Novi Asmiyati, didampingi Aiptu Paskalis S. Koli beserta jajaran. Mereka menggunakan permainan edukatif dan pendekatan interaktif untuk mengajak anak-anak bercerita tentang ketakutan yang dirasakan selama gempa terjadi.
Suasana sekolah berubah lebih cair ketika siswa diajak bermain, berinteraksi, dan mengikuti kegiatan yang dirancang konselor Polres Ende. Pendekatan itu diarahkan untuk mengurangi kecemasan dan kepanikan, sekaligus membangun kembali keberanian siswa mengikuti pembelajaran di lingkungan sekolah secara bertahap dan aman.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata mengatakan trauma healing menjadi bagian dari pendampingan berkelanjutan bagi anak-anak terdampak gempa Flores. Menurutnya, pemulihan emosional diperlukan agar anak-anak dapat kembali belajar tanpa dibayangi ketakutan setelah bencana yang mereka alami kemarin.
Ia menyebut tim konselor memberikan pendampingan dengan cara humanis, edukatif, dan interaktif sesuai kondisi psikologis siswa di sekolah. Polres Ende juga menempatkan dukungan moral sebagai bagian dari penanganan dampak bencana, selain menjaga keamanan masyarakat di wilayah.
Sebelumnya, MIS Fatimiyah telah memulai pembelajaran darurat pada 31 Agustus menggunakan tenda di halaman madrasah untuk menjaga keselamatan. Pendampingan polisi dinilai membantu siswa merasa lebih tenang, terutama ketika mereka harus belajar di tengah ancaman gempa susulan.
Kegiatan trauma healing selesai sekitar pukul 10.05 Wita setelah seluruh rangkaian berlangsung aman dan tertib di lingkungan madrasah. Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan, dengan interaksi aktif antara peserta dan konselor dalam suasana yang lebih santai bersama.
Polres Ende menyatakan pendampingan psikologis akan terus dilakukan sebagai bagian dari respons kemanusiaan selama pemulihan pascagempa berjalan. Langkah tersebut melengkapi upaya menjaga keamanan, sekaligus memastikan anak-anak tetap memiliki ruang aman untuk belajar dan pulih bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....