Pramuka Madrasah Flores Timur Perkuat Karakter Generasi

  • 04 Sep 2026 03:38 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Fokus: Membentuk disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian lingkungan, kesetiakawanan, dan wawasan kebangsaan.
  • Moderasi: Kemenag Flores Timur berencana mengembangkan Perkemahan Moderasi Beragama pada tahun-tahun mendatang.
  • Tantangan digital: Kepramukaan dipandang sebagai ruang untuk memperkuat interaksi sosial dan karakter generasi muda di tengah dominasi aktivitas digital.
  • Lokasi: Perkemahan Pramuka Madrasah digelar di Desa Lohayong, Kecamatan Solor Timur, Pulau Solor.
  • Peserta: Sekitar 54 madrasah/sekolah lembaga keagamaan dan dua sekolah umum terlibat dalam kegiatan.

RRI.CO.ID, Flores Timur - Kegiatan Perkemahan Pramuka Madrasah di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, menjadi ruang pembentukan karakter peserta didik sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan. Kegiatan yang berlangsung di Desa Lohayong, Kecamatan Solor Timur, Pulau Solor, tersebut melibatkan sekitar 54 madrasah dan sekolah lembaga keagamaan serta dua sekolah umum.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Yosef Aloysius Babaputra, S.Fil., M.M, kepada RRI, Kamis, 3 September 2026, mengatakan kepramukaan merupakan pendidikan nonformal yang penting untuk membentuk generasi muda yang tangguh, beriman, dan berakhlak mulia. Menurutnya, kegiatan di luar kelas memberi kesempatan peserta didik mempraktikkan pengetahuan, nilai agama, nasionalisme, serta keterampilan sosial secara langsung.

Yosef menjelaskan perkemahan menjadi ruang bagi peserta didik untuk membangun disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian terhadap lingkungan, kesetiakawanan, serta sikap saling menghormati. Nilai-nilai tersebut dinilai penting bagi generasi muda Flores Timur yang tumbuh di tengah kondisi geografis dan sosial yang beragam.

Keberagaman itu juga mendorong Kemenag Flores Timur membuka kegiatan kepramukaan bagi peserta didik dari sekolah umum. Yosef menyebut langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun keharmonisan, keterbukaan, dan penghargaan terhadap perbedaan, sekaligus menjadi dasar pengembangan agenda Perkemahan Moderasi Beragama pada tahun-tahun mendatang.

Perkemahan tahun ini telah dibuka pada Rabu, 2 September 2026 dan dijadwalkan berakhir Sabtu, 5 September 2026, dengan berbagai kegiatan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan. Kegiatan tersebut juga melibatkan pemerintah kecamatan dan desa, orang tua, tokoh masyarakat, guru, pembina pramuka, serta masyarakat sekitar, termasuk pelaku UMKM yang turut menggerakkan aktivitas ekonomi di lokasi perkemahan.

Yosef menilai kegiatan kepramukaan semakin relevan di tengah tingginya aktivitas digital generasi muda yang berpotensi mengurangi ruang interaksi sosial secara langsung. Melalui kegiatan bersama, peserta didik diarahkan kembali membangun kemampuan bersosialisasi, bekerja sama, dan mengembangkan keterampilan sosial sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.

Kemenag Flores Timur berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat peran madrasah dan sekolah umum dalam melahirkan generasi yang unggul secara akademik, religius, dan sosial. Generasi muda juga diharapkan memiliki karakter kuat, wawasan kebangsaan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....