BMKG Ingatkan Gelombang Laut Capai 2,5 Meter NTT
- 04 Sep 2026 03:39 WIB
- Ende
Poin Utama
- Gelombang 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan NTT.
- Periode prakiraan berlaku 3–4 September 2026.
- Angin diprakirakan bertiup dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 10–56 km/jam.
- Wilayah berpotensi terdampak mencakup sejumlah selat dan perairan selatan, utara, serta sekitar Kupang-Rote dan Komodo.
- BMKG mengimbau masyarakat tidak melaut jika kondisi cuaca memburuk, terutama saat angin kencang dan gelombang tinggi.
RRI.CO.ID, Kupang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 3 September 2026 hingga Jumat, 4 September 2026. Kondisi tersebut perlu diwaspadai masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut yang beraktivitas di wilayah perairan selatan NTT.
Prakirawan Stasiun BMKG Meteorologi Tenau Kupang, Arya Dalexta Fadly, kepada RRI, Kamis, 3 September 2026, mengatakan gelombang tersebut berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Selat Sumba, Selat Flores, Selat Lamakera, Selat Tantar, Selat Alor, serta perairan selatan Flores dan Alor. Potensi gelombang serupa juga terdapat di Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Selat Pukuafu, perairan selatan Sumba, perairan Sabu Raijua, perairan utara Kupang-Rote, perairan selatan Timor-Rote, dan kawasan Taman Nasional Komodo.
Arya menjelaskan kondisi cuaca di wilayah perairan NTT diprakirakan cerah hingga berawan. Angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 10 hingga 56 kilometer per jam.
Menurut Arya, kombinasi kondisi angin dan gelombang laut perlu menjadi perhatian sebelum masyarakat melakukan aktivitas pelayaran. Informasi cuaca maritim dari BMKG menjadi salah satu acuan penting untuk mempertimbangkan keamanan perjalanan dan kegiatan di laut.
BMKG mengimbau masyarakat dan pengguna transportasi laut untuk tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi cuaca berubah menjadi kurang bersahabat. Angin kencang dan gelombang tinggi dapat meningkatkan risiko keselamatan, terutama bagi kapal berukuran kecil.
Informasi prakiraan cuaca maritim ini berlaku untuk periode Kamis, 3 September hingga Jumat, 4 September 2026. Masyarakat diimbau terus memantau pembaruan informasi cuaca dari BMKG sebelum beraktivitas di wilayah perairan NTT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....