Gempa Flores Tak Hentikan KBM, MIN 1 Ende Gunakan Tenda Darurat

  • 04 Sep 2026 03:37 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Gempa bumi yang mengguncang Flores tidak menyurutkan semangat MIN 1 Ende untuk memastikan pendidikan tetap berjalan. Sejak Senin, 31 Agustus 2026, madrasah menerapkan kegiatan belajar mengajar (KBM) darurat dengan memanfaatkan area terbuka dan tenda sementara. Langkah ini diambil setelah sejumlah fasilitas madrasah terdampak gempa dan sebagian bangunan belum dinyatakan aman untuk digunakan.

Kerusakan terlihat pada bangunan lantai dua bagian timur serta mushola MIN 1 Ende. Sejumlah bagian bangunan mengalami retakan dan kerusakan sehingga aktivitas pembelajaran di lantai atas dihentikan sementara sebagai langkah antisipasi keselamatan, terlebih aktivitas gempa susulan masih berlangsung. Pihak madrasah memilih memindahkan proses belajar ke lokasi yang lebih aman agar hak siswa mendapatkan pendidikan tetap terpenuhi tanpa mengabaikan keselamatan.

Kepala MIN 1 Ende, Intan Surulah Sutoro, menegaskan keselamatan siswa, guru, dan seluruh warga madrasah menjadi pertimbangan utama dalam menentukan pola pembelajaran pascagempa.

“Pembelajaran harus tetap berjalan, tetapi keselamatan anak-anak tetap menjadi prioritas. Karena itu untuk sementara kegiatan belajar kami pindahkan ke tempat yang lebih aman,” ujarnya. Di tengah keterbatasan, guru juga memberikan penguatan dan pendampingan agar siswa dapat kembali belajar dengan nyaman.

Sementara itu, Koordinator Kesiswaan MIN 1 Ende, Iksan Yahya, bersama para guru dan pegawai mengatur pembagian ruang belajar serta menyiapkan media pembelajaran sederhana yang dapat digunakan di area terbuka. Madrasah juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan pihak terkait untuk mendorong asesmen teknis terhadap bangunan yang terdampak. Hasil asesmen nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah perbaikan dan penanganan fasilitas madrasah.

Penerapan KBM darurat menjadi bukti bahwa bencana tidak boleh memutus hak anak untuk memperoleh pendidikan. Sambil menunggu kondisi bangunan dinyatakan aman dan proses penanganan dilakukan, MIN 1 Ende terus berupaya menjaga kegiatan belajar tetap berlangsung dengan mengutamakan keamanan dan kenyamanan siswa. Semangat belajar di tengah keterbatasan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah untuk bangkit dan memastikan pendidikan tetap menyala setelah gempa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....