Personel Polres Ngada Tanggapi Laporan Kehilangan Melalui Layanan 110

  • 04 Sep 2026 03:39 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ngada – Kepanikan seorang warga di Waebetu, Kelurahan Faobata, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, berubah menjadi kelegaan setelah seekor kerbau yang dilaporkan hilang berhasil ditemukan personel Polres Ngada. Kerbau tersebut ditemukan sekitar satu jam setelah Layanan Polisi 110 menerima laporan kehilangan pada Kamis, 3 September 2026, dini hari.

Sekitar pukul 01.15 WITA, Layanan Polisi 110 Polres Ngada menerima laporan dari Oktafianus P.L. Mbapa (34) terkait kehilangan seekor kerbau miliknya. Menindaklanjuti laporan tersebut, Piket Fungsi bersama Piket Pamapta 1 Polres Ngada langsung bergerak melakukan pencarian.

Personel menyisir area sekitar rumah pelapor hingga kawasan hutan yang berada tidak jauh dari lokasi. Pencarian dilakukan di tengah malam untuk memastikan keberadaan hewan ternak tersebut sekaligus memberikan kepastian kepada pemilik.

Upaya tersebut membuahkan hasil sekitar pukul 02.30 WITA setelah personel menemukan kerbau di kawasan hutan kopi wilayah Waebetu, Kelurahan Faobata. Lokasi penemuan berada tidak jauh dari rumah pemilik sehingga kerbau kemudian dapat segera diamankan.

Berdasarkan hasil pengecekan, kerbau tersebut diduga terlepas dari ikatan dan berjalan hingga masuk ke kawasan hutan kopi. Kerbau selanjutnya diserahkan kembali kepada pemilik dalam keadaan aman dan sehat.

Kapolres Ngada melalui Piket Pamapta 1 AIPDA M. Jauhari P. Ahmad, menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan segera ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Ngada dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Setiap laporan masyarakat merupakan bentuk kepercayaan kepada Polri sehingga harus segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah di lapangan,” ujar AIPDA M. Jauhari P. Ahmad.

Ia juga mengimbau masyarakat yang memelihara hewan ternak agar meningkatkan pengawasan dan memastikan hewan terikat dengan baik. Langkah tersebut penting untuk mencegah ternak terlepas serta menghindari keresahan di tengah masyarakat.

Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, tidak ditemukan adanya indikasi tindak pidana pencurian terhadap kerbau tersebut. Seluruh proses pencarian hingga penyerahan kembali kerbau kepada pemilik berlangsung aman dan kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....