KBM SMPK Frater Maumere Kembali Aktif Pascagempa

  • 01 Sep 2026 20:26 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Kegiatan belajar-mengajar (KBM) di sejumlah sekolah di Kabupaten Sikka mulai kembali aktif setelah gempa bumi tektonik melanda wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026. Salah satunya SMPK Frater Maumere yang kembali melaksanakan pembelajaran dengan sejumlah penyesuaian pascakerusakan akibat gempa.

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengunjungi SMPK Frater Maumere pada Senin 31 Agustus 2026 untuk melihat langsung kondisi sekolah dan proses pemulihan kegiatan pendidikan. Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sikka, Very Awales.

Kedatangan rombongan disambut Kepala SMPK Frater Maumere, Frater M. Arnoldus, BHK, atau Frater M. Arnold Bere, BHK, M.Pd., bersama para guru dan staf sekolah. Dalam pertemuan itu, pihak sekolah menyampaikan kondisi bangunan serta pelaksanaan KBM setelah bencana.

Frater Arnold mengatakan sedikitnya sembilan ruangan di sekolah tersebut mengalami kerusakan akibat gempa. Pihak sekolah kemudian melakukan penyesuaian agar proses belajar para siswa tetap dapat berlangsung.

Untuk sementara, durasi KBM di SMPK Frater Maumere dipersingkat hingga pukul 10.00 WITA. Kebijakan tersebut diterapkan sebagai bagian dari penyesuaian kegiatan sekolah dengan kondisi pascagempa.

Selain pemulihan kegiatan belajar, pihak sekolah juga menaruh perhatian pada penyembuhan trauma dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Sekolah telah menyampaikan surat kepada Pemerintah Kabupaten Sikka terkait pelaksanaan trauma healing dan mitigasi bencana, serta masih menunggu arahan lebih lanjut.

Dalam pertemuan dengan para siswa, Bupati Sikka memberikan motivasi agar mereka tetap bersemangat mengikuti proses pembelajaran. Ia juga mengajak para pelajar untuk tidak larut dalam rasa takut meski masih berada dalam suasana pemulihan pascabencana.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Sikka terhadap pemulihan sektor pendidikan setelah gempa bumi. Pemulihan diarahkan tidak hanya pada kerusakan fisik dan infrastruktur, tetapi juga pada kondisi psikologis dan sosial masyarakat, khususnya anak-anak.

Aktivitas belajar yang kembali berjalan di sekolah menjadi salah satu tahapan pemulihan kehidupan masyarakat di Kabupaten Sikka pascabencana. Pemerintah daerah bersama pihak sekolah diharapkan terus menyiapkan langkah pendampingan agar proses pendidikan dapat berlangsung dengan aman dan berkelanjutan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....