TNI AU Pastikan Obat dan Layanan Kesehatan Pascagempa
- 01 Sep 2026 08:50 WIB
- Ende
Poin Utama
- Tim Kesehatan Satuan Tugas Udara TNI Angkatan Udara mendukung masyarakat terdampak gempa Flores dengan menyediakan obat dan pelayanan kesehatan selama masa pemulihan.
- Kebutuhan obat yang menipis segera dilaporkan dan dipasok kembali melalui Rumah Sakit TNI AU Lanud El Tari dengan pengiriman menggunakan pesawat TNI AU.
- Kapten Kes dr. Agem Tarhimul Mushlih menjelaskan bahwa tim membawa bekal obat sejak diberangkatkan dari Jakarta berdasarkan perintah Kepala Pusat Kesehatan TNI AU dan terus memantau stok saat mendatangi berbagai lokasi.
RRI.CO.ID, Ende - Tim Kesehatan Satuan Tugas Udara TNI Angkatan Udara memastikan ketersediaan obat dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur, selama masa pemulihan. Kebutuhan obat yang mulai menipis segera dilaporkan untuk kemudian mendapat dukungan dari Rumah Sakit TNI AU di Lanud El Tari dan dikirim melalui pesawat TNI AU.
Kapten Kes dr. Agem Tarhimul Mushlih, dokter umum Tim Satkes Udara, kepada RRI, Jumat, 28 Agustus 2026, mengatakan tim membawa bekal obat sejak diberangkatkan dari Jakarta berdasarkan perintah Kepala Pusat Kesehatan TNI AU. Stok obat terus dipantau karena tim mendatangi sejumlah lokasi, sehingga kebutuhan yang mendesak dapat segera dipasok kembali.
Dalam pelayanan lapangan, tim medis mengingatkan masyarakat untuk segera mencari pertolongan jika menemukan tanda kegawatan, terutama gangguan jalan napas, kesulitan bernapas, penurunan kesadaran, atau kondisi lemas secara tiba-tiba. Pasien dengan gejala tersebut dianjurkan segera dibawa ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat yang memiliki kemampuan penanganan lebih memadai.
Perhatian juga diberikan kepada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia, meski keterbatasan waktu membuat tim tidak dapat memantau setiap lokasi setiap hari. Karena itu, keluarga diberikan edukasi mengenai perawatan dasar sekaligus tanda-tanda kegawatan yang mengharuskan pasien segera dibawa ke rumah sakit.
Untuk menjaga kesehatan selama masa pemulihan, dr. Agem menekankan tiga kebutuhan dasar, yakni makan cukup, minum cukup, dan istirahat cukup. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan tersebut penting agar penyintas dapat menjaga kondisi fisik sekaligus mengurangi beban pikiran selama menghadapi situasi pascabencana.
Terkait ketakutan yang masih muncul saat gempa atau getaran terjadi, masyarakat diminta memusatkan perhatian pada hal-hal yang dapat dikendalikan, terutama cara merespons bencana. Dukungan antarwarga juga dinilai penting untuk menjaga kesehatan mental karena gempa berdampak pada komunitas secara bersama-sama, sehingga sikap saling menguatkan dapat membantu proses pemulihan.
Sementara itu, Dansubsatgasud Ende Mayor Kum Dhimas Hendradi D.T., S.H., C.L.A. mengatakan tim terus melakukan pemetaan dan menyiapkan distribusi bantuan sosial ke wilayah terdampak. Setelah mendatangi Roga, tim melihat antusiasme warga yang tetap tinggi meski suasana sempat haru, menjadi dorongan bagi personel untuk melanjutkan misi kemanusiaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....