Polres Ngada Perhatikan Ibu Hamil dan Menyusui
- 31 Agt 2026 16:01 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ngada – Di tengah kondisi masyarakat yang masih berupaya bangkit setelah gempa bumi, Polri terus hadir memberikan perhatian dan kepedulian kepada warga terdampak. Perhatian tersebut secara khusus diberikan kepada kelompok rentan, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui yang membutuhkan dukungan selama masa pemulihan.
Melalui Operasi Aman Nusa II Turangga 2026, personel Polres Ngada menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat terdampak gempa di Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, Minggu, 30 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Pos Sementara Kantor Desa Sangadeto.
Penyaluran bantuan dilaksanakan oleh Padal Kecamatan Golewa Polres Ngada IPDA Ferdinan H. Isu bersama Kanit Binmas Polsek Golewa AIPTU Yosef Jogo. Bantuan secara khusus diberikan kepada ibu hamil dan ibu menyusui sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih di tengah situasi pascabencana.
Selain menyerahkan bantuan, personel Polri juga menyampaikan imbauan keselamatan kepada masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Warga diminta segera menuju tempat aman serta menjauhi bangunan yang berpotensi runtuh dan pohon yang dapat membahayakan keselamatan.
Masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah percaya maupun menyebarluaskan informasi mengenai gempa yang belum terverifikasi kebenarannya. Setiap informasi terkait kebencanaan diharapkan diperoleh melalui sumber resmi dan terpercaya untuk mencegah kepanikan di tengah masyarakat.
Kapolda NTT melalui Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa menegaskan bahwa Polri akan terus hadir memberikan pelayanan dan dukungan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana. “Di tengah situasi sulit pascabencana, Polri hadir untuk memberikan dukungan dan memastikan masyarakat tidak merasa sendiri," ujarnya.
Menurut Kapolres, perhatian terhadap kelompok rentan merupakan bagian dari upaya Polri memastikan masyarakat memperoleh dukungan yang dibutuhkan selama proses pemulihan. Kehadiran personel di tengah warga juga diharapkan dapat memberikan rasa aman serta memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi dampak bencana.
Bagi warga terdampak, bantuan yang diberikan bukan sekadar paket sembako untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bantuan tersebut juga menjadi bentuk empati dan pesan bahwa masyarakat tidak menghadapi masa sulit pascagempa seorang diri.
Masyarakat penerima bantuan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia atas perhatian serta bantuan yang telah diberikan. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus memberikan semangat untuk terus bangkit dan menjalani masa pemulihan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....