GAN Sisir Pengungsian Pedalaman, Layanan Medis Jangkau Warga Terabaikan
- 31 Agt 2026 13:17 WIB
- Ende
Poin Utama
- Gerakan Anak Negeri (GAN), Hazairin Sitepu, Bupati Ende, pengungsian pedalaman, layanan kesehatan, tim medis GAN, korban bencana, Lurah Lokoboko, Antonius Andriyanto, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Indonesia
RRI.CO.ID, Ende- Gerakan Anak Negeri (GAN) yang berpusat di Bogor, Jawa Barat, selama enam hari menerjunkan tim medis untuk menyusuri tenda-tenda pengungsian di wilayah pedalaman Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Upaya tersebut dilakukan untuk menjangkau warga terdampak bencana yang belum memperoleh layanan kesehatan secara optimal, sekaligus menjadi bahan evaluasi yang disampaikan kepada Bupati Ende saat kunjungan Tim GAN, Sabtu (29/8/2026).
Penanggung Jawab GAN, Hazairin Sitepu, saat diwawancarai RRI Ende di Rumah Jabatan Bupati Ende, Sabtu 29 Agustus 2026, mengatakan kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga untuk membicarakan hasil pelayanan tim selama enam hari di lapangan. Pertemuan bersama Bupati Ende turut membahas kondisi warga yang masih bertahan di tenda pengungsian serta kebutuhan pendampingan agar mereka secara bertahap dapat kembali ke rumah.
Tim GAN yang didampingi Lurah Lokoboko, Antonius Andriyanto, S.Sos., sebelumnya bergerak menyusuri sejumlah lokasi pengungsian selama enam hari. Tim yang diterjunkan terdiri atas dokter, dua paramedis dan dua ahli patah tulang untuk memberikan pemeriksaan serta pertolongan kesehatan kepada warga yang membutuhkan.
Hazairin menjelaskan, GAN sengaja memilih menyisir wilayah pedalaman dan tidak hanya menetap di pengungsian umum. Menurutnya, warga yang berada di lokasi pengungsian umum relatif lebih mudah mendapatkan layanan medis, sedangkan masyarakat di wilayah terpencil masih membutuhkan perhatian.
“Kami berpikir kalau tinggal di tenda pengungsian umum, bantuan medis sudah lebih banyak. Sementara pengungsi-pengungsi di pedalaman atau yang belum terjamah justru membutuhkan tenaga medis,” ujarnya.
Selama enam hari pelayanan, tim GAN memberikan pertolongan kepada puluhan pasien di sejumlah titik pengungsian. Hazairin menyampaikan apresiasi kepada Bupati Ende dan Kepala Dinas Kesehatan yang telah memberikan dukungan serta akses kepada tenaga medis sehingga pelayanan dapat berjalan secara efektif.
Ia mengatakan pelayanan yang dilakukan GAN merupakan bentuk kepedulian untuk memastikan warga yang berada jauh dari pusat layanan kesehatan tetap memperoleh pertolongan. Temuan selama berada di lapangan kemudian menjadi bagian dari pembahasan bersama pemerintah daerah.
Hazairin menambahkan, salah satu persoalan yang masih ditemukan adalah banyak warga yang belum bersedia kembali ke rumah masing-masing. Mereka masih bertahan di tenda umum, tenda komunal maupun tenda keluarga di depan rumah karena khawatir terjadi gempa susulan.
“Masih banyak korban yang belum mau kembali ke rumah. Mereka masih bertahan di tenda-tenda karena khawatir nanti ada gempa lagi,” katanya.
Ia berharap pemerintah daerah bersama berbagai pihak dapat memberikan intervensi dan pendampingan kepada warga agar rasa takut mereka dapat berkurang. Dengan pendampingan tersebut, warga diharapkan secara bertahap dapat kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi tempat tinggal dipastikan aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....