Dari Yogyakarta, Mahasiswa Indonesia Timur Bantu Warga Desa Lamba Keli
- 31 Agt 2026 13:15 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Kepedulian terhadap warga terdampak gempa Flores terus mengalir dari berbagai pihak. Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Timur di Yogyakarta turut menunjukkan solidaritas dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Desa Lamba Keli, Kecamatan Lambaleda, Kabupaten Manggarai Timur, Jumat, 27 Agustus 2026.
Bantuan berupa beras dan telur tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga di tengah proses pemulihan pascabencana. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala Desa Lamba Keli. Penyaluran ini menjadi bentuk kepedulian para mahasiswa yang berada jauh dari Flores, namun tetap mengikuti perkembangan kondisi masyarakat di daerah terdampak.
Mereka berharap bantuan sederhana tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi penyemangat agar masyarakat tetap kuat menghadapi masa pemulihan. Perwakilan Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Timur di Yogyakarta Osbaldus mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud solidaritas dan rasa persaudaraan mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
“Kami mungkin berada jauh di Yogyakarta, tetapi hati dan kepedulian kami tetap bersama saudara-saudara di Flores. Bantuan ini memang sederhana, namun kami berharap bisa membantu kebutuhan warga dan menjadi tanda bahwa mereka tidak berjalan sendiri menghadapi bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Lamba Keli Ferdinandez Budiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan para mahasiswa. Menurutnya, bantuan beras dan telur sangat berarti bagi warga, khususnya keluarga yang masih membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa di Yogyakarta yang sudah menunjukkan kepedulian kepada masyarakat Lamba Keli. Bantuan ini tentu sangat membantu dan menjadi kekuatan moral bagi warga kami,” ujarnya.
Penyaluran bantuan tersebut sekaligus memperlihatkan kuatnya ikatan persaudaraan masyarakat Indonesia Timur. Dari Yogyakarta, kepedulian bergerak menuju Lamba Keli, membawa bukan hanya kebutuhan pangan, tetapi juga pesan bahwa jarak tidak pernah menjadi penghalang untuk berbagi dan hadir bersama masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....