Kejaksaan Negeri Manggarai Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana
- 31 Agt 2026 11:42 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai — Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Aksi sosial yang berlangsung pada Sabtu 29 Agustus 2026 tersebut menyasar sejumlah titik di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur yang masih menjalani masa pemulihan pascabencana.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Kejaksaan Republik Indonesia terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal maupun mata pencaharian akibat guncangan gempa yang terjadi beberapa waktu lalu.
Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai, Dr. Deddi Diliyanto, S.H., M.H., mengatakan aksi sosial tersebut merupakan wujud komitmen Korps Adhyaksa untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran kejaksaan tidak hanya dalam menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga memberikan dukungan kepada masyarakat dalam situasi darurat dan masa pemulihan bencana.
"Bantuan sosial ini adalah bentuk kepedulian kami dari Kejaksaan RI untuk saudara-saudari kita di Manggarai dan Manggarai Timur. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga dan membantu mempercepat proses pemulihan pascabencana," ujar Deddi.
Bantuan kemanusiaan yang disalurkan berupa berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan untuk menunjang kebutuhan warga terdampak. Bantuan tersebut antara lain beras, minyak goreng, mi instan, gula pasir, selimut, tenda darurat, perlengkapan bayi, serta paket sanitasi dan kebersihan.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh tim Kejari Manggarai ke sejumlah posko pengungsian dan permukiman warga yang sulit dijangkau. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Penanganan dampak gempa bumi di wilayah Flores hingga kini terus mendapat perhatian dari berbagai pihak. Pemerintah daerah setempat, termasuk Bupati Manggarai, terus mendorong berbagai langkah untuk mempercepat pendataan kerusakan infrastruktur dan penyaluran bantuan ke wilayah yang terdampak.
Pemanfaatan teknologi seperti pesawat nirawak atau drone juga didorong untuk membantu proses pemetaan kerusakan infrastruktur di lokasi yang sulit dijangkau. Data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan dan mempercepat pendistribusian logistik kepada masyarakat terdampak.
Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan berbagai elemen masyarakat, proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan terarah. Sinergi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi selama masa pemulihan pascabencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....