Pemdes dan Nelayan Lombok Apresiasi Bantuan Mesin Kapal Listrik PLN UIP Nusra

  • 30 Agt 2026 20:30 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Mataram – Pemerintah Desa Labuan Pandan, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur,bersama nelayan setempat mengapresiasi bantuan mesin kapal berbasis listrik dari PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Program mesin kapal berbasis listrik menjadi bagian dari upaya PLN UIP Nusra menghadirkan manfaat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan bagi masyarakat sekitar proyek. Program ini sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi berbasis energi listrik dalam aktivitas produktif masyarakat pesisir.

Selain itu, bantuan tersebut juga diharapkan membantu nelayan untuk menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan produktivitas melaut. Desa Labuan Pandan merupakan salah satu wilayah Ring 1 pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lombok FTP-2 Sambelia.

Kepala Desa Labuan Pandan, M. Saruji, menyambut baik bantuan tersebut dan berharap mesin kapal dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok nelayan penerima manfaat.

“Selaku pemerintah Desa Labuan Pandan, tentunya kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Semoga para nelayan bisa menggunakan mesin kapal ini sebaik-baiknya karena bantuan ini diperuntukkan bagi kelompok,” katanya.

Menurut Saruji, bantuan tersebut sesuai dengan kebutuhan nelayan setempat yang selama ini menghadapi kendala dalam memperoleh bahan bakar minyak (BBM), karena lokasi pengisian bahan bakar relatif jauh. Ia juga berharap mesin kapal digunakan secara bergilir oleh kelompok penerima manfaat sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi nelayan.

“Harapannya bantuan ini dapat menekan pengeluaran nelayan untuk BBM dan meningkatkan produktivitas nelayan kita,” ujarnya.

Salah seorang nelayan penerima manfaat, Faisal, mengaku terbantu dengan penggunaan mesin kapal berbasis listrik. Teknologi tersebut dinilai dapat mengurangi biaya operasional yang harus dikeluarkan nelayan setiap kali melaut.

“Senang dengan adanya bantuan ini karena bisa mengurangi pengeluaran. Kalau sedang tidak punya uang untuk membeli bensin, kadang kami harus meminjam. Dengan mesin ini, mudah-mudahan biaya melaut bisa lebih ringan,” ujar Faisal.

Selain persoalan biaya operasional, Faisal menyebut nelayan juga menghadapi risiko ketika mesin kapal mengalami gangguan saat berada di tengah laut. Dalam kondisi tersebut, nelayan terpaksa menunggu bantuan dari kapal lain yang melintas.

Program tersebut merupakan bagian dari Empower Island Transport: Electrifying Marine Transport for Clean Ocean, Safe Crossing & Sustainable Island Mobility. Melalui program ini, PLN UIP Nusra mendorong pemanfaatan teknologi berbasis listrik untuk mendukung aktivitas nelayan sekaligus memperkuat aspek keselamatan dalam kegiatan melaut.

Dukungan kepada nelayan Desa Labuan Pandan dilakukan secara bertahap. Pada Mei 2026, PLN UIP Nusra telah menyerahkan bantuan berupa cat dan perlengkapan pendukung kepada kelompok nelayan.

Selanjutnya, satu unit mesin kapal berbasis listrik diserahkan dan mulai dimanfaatkan nelayan sebagai tahap awal pelaksanaan program. Secara keseluruhan, PLN UIP Nusra menyiapkan 10 unit mesin kapal berbasis listrik. Setelah satu unit diserahkan pada tahap awal, sembilan unit lainnya akan disalurkan secara bertahap kepada kelompok nelayan penerima manfaat.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW Manurung, mengatakan program Electrifying Marine merupakan bagian dari komitmen PLN menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat di sekitar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Program tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan pemanfaatan teknologi dan energi bersih pada sektor kelautan.

“PLN berkomitmen untuk terus mengembangkan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi dan energi bersih kepada masyarakat pesisir,” ujar Manurung.

Pemanfaatan mesin kapal berbasis listrik diharapkan dapat mengurangi ketergantungan nelayan terhadap BBM serta mendukung aktivitas perikanan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Selain itu, penyediaan perlengkapan keselamatan menjadi bagian dari upaya PLN UIP Nusra meningkatkan keamanan nelayan selama menjalankan aktivitas di laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....