Kapal Polairud KP Pomana XXII-3017 Bawa Bantuan Gempa ke Tiga Kabupaten di Flores.

  • 30 Agt 2026 18:19 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Kapal Patroli Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur, KP Pomana XXII-3017, tiba membawa bantuan kemanusiaan. Kapal tersebut bersandar di Dermaga Pelabuhan Soekarno, Kabupaten Ende, Minggu 30 Agustus 2026 sekitar pukul 12.30 Wita.

Bantuan itu disiapkan untuk mendukung penanganan warga terdampak gempa di Kabupaten Ende, Nagekeo, dan Sikka.

Pengiriman melalui jalur laut ditempuh untuk mempercepat distribusi kebutuhan dasar menuju wilayah terdampak bencana.

Total logistik yang diturunkan mencapai 502 dos, 61 karung, dan sepuluh coolbox berisi berbagai kebutuhan masyarakat. Muatan tersebut mencakup pangan, pakaian, perlengkapan pengungsian, peralatan memasak, sanitasi, serta kebutuhan harian lainnya.

Dari sektor pangan, bantuan terdiri atas 393 dos mi instan dan 52 karung beras berbagai ukuran. Selain itu, terdapat lima dos minyak goreng, 62 dos biskuit dan makanan ringan, serta sepuluh coolbox ikan segar.

Bantuan pengungsian meliputi 50 tikar kecil, 12 tikar besar, 50 selimut, pakaian bayi, dan pakaian layak pakai. Untuk kebutuhan dapur, kapal mengangkut 30 kompor portabel bersama 240 tabung gas portabel bagi warga terdampak.

Sebanyak 20 dos air minum turut dibawa bersama perlengkapan kopi, roti, serta tiga dos deterjen. Seluruh kebutuhan tersebut diprioritaskan untuk mendukung aktivitas warga selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascagempa.

Setelah kapal bersandar, proses serah terima bantuan dilakukan Ipda Jailani kepada perwakilan Polres Ende. Logistik diterima Kabag Log Polres Ende AKP Ridwan, S.H., untuk selanjutnya dikoordinasikan dalam pendistribusian.

Proses pembongkaran melibatkan personel Polres Ende, Satuan Polairud, dan Satuan Lalu Lintas untuk menjaga kelancaran distribusi.

Personel memastikan seluruh muatan diturunkan secara tertib sebelum dikirim menuju lokasi pengungsian dan wilayah terdampak.

Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata mengapresiasi respons Polda NTT, Ditpolairud, serta DKP Provinsi NTT. Menurutnya, bantuan tersebut menunjukkan pentingnya kecepatan distribusi logistik ketika kebutuhan masyarakat meningkat setelah bencana.

“Bantuan telah kami terima secara resmi dalam keadaan aman dan lengkap di Pelabuhan Soekarno Ende,” ujarnya. Ia memastikan seluruh logistik segera dikonsolidasikan sebelum disalurkan kepada warga sesuai kebutuhan lapangan.

Distribusi selanjutnya diarahkan menuju posko pengungsian dan titik terdampak di wilayah Ende serta kabupaten lainnya. Koordinasi antarpersonel diperlukan agar bantuan tidak menumpuk dan dapat diterima masyarakat yang paling membutuhkan.

Kapolres menilai penanganan bencana membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, termasuk aparat, pemerintah, dan masyarakat setempat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran distribusi sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan warga terdampak.

Seluruh pembongkaran muatan rampung sekitar pukul 13.30 Wita dalam kondisi aman, lancar, dan terkendali. Setelah itu, bantuan langsung dipersiapkan untuk dikirim menuju sejumlah lokasi terdampak gempa di Pulau Flores.

Pengiriman melalui KP Pomana XXII-3017 memperlihatkan jalur laut tetap menjadi pilihan penting dalam distribusi bantuan bencana. Dengan dukungan personel lapangan, bantuan diharapkan segera berubah menjadi kebutuhan nyata bagi warga terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....