Tim GAN Sisir Pengungsian Pedalaman, Bupati Ende Soroti Kebutuhan Obat
- 30 Agt 2026 18:20 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende- Kebutuhan obat-obatan dan layanan kesehatan masih menjadi persoalan bagi warga terdampak gempa yang bertahan di tenda maupun pengungsian komunal. Kondisi ini mendorong Tim Gerakan Anak Negeri (GAN) selama enam hari menerjunkan dokter, dua paramedis, dan dua ahli patah tulang untuk memberikan pelayanan hingga ke wilayah pedalaman.
Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan Tim GAN sekaligus diwawancarai RRI Ende di Rumah Jabatan Bupati Ende, Sabtu 29 Agustus 2026. Kunjungan Tim Gerakan Anak Negeri (GAN) tersebut didampingi Antonius Andriyanto, S.Sos., Lurah Lokoboko.
Yosef bersyukur atas kehadiran tim medis karena pelayanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan yang masih besar di tengah masyarakat terdampak. Menurutnya, kehadiran tenaga medis yang turun langsung ke lokasi pengungsian sangat membantu warga yang membutuhkan pemeriksaan dan pengobatan.
“Saya memang sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan dari Gerakan Anak Negeri yang berpusat di Bogor. Apa yang mereka lakukan di sini sangat tepat karena kebutuhan masyarakat saat ini salah satunya adalah pelayanan kesehatan,” kata Yosef.
Menurut Yosef, warga yang masih tinggal di tenda maupun pengungsian komunal mulai mengalami berbagai gangguan kesehatan. Keluhan yang banyak ditemui antara lain penyakit pernapasan, tekanan darah tinggi, gangguan lambung, serta berbagai masalah kesehatan lainnya.
Ia mengatakan kebutuhan obat-obatan masih cukup besar karena banyak warga yang membutuhkan penanganan medis. Kehadiran dua ahli patah tulang dalam Tim GAN juga dinilai membantu warga yang membutuhkan pelayanan khusus dan sulit menjangkau fasilitas kesehatan.
“Yang masih kami kekurangan adalah obat-obatan yang sangat diperlukan karena masih banyak masyarakat yang sakit. Selain obat-obatan, kami juga masih membutuhkan air minum karena banyak warga yang belum berani kembali ke rumah dan masih bertahan di tempat pengungsian,” ujarnya.
Selama enam hari, Tim GAN menyusuri sejumlah tenda pengungsian, termasuk lokasi di wilayah pedalaman yang membutuhkan pelayanan medis. Pelayanan langsung ke lokasi dinilai penting agar warga yang belum mudah mengakses fasilitas kesehatan tetap mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan.
Di sisi lain, Yosef mengatakan bantuan pemerintah telah menjangkau pengungsi dan warga terdampak di berbagai desa. Bantuan pemerintah pusat, pemerintah daerah, Presiden, serta berbagai kementerian telah membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk sembako.
“Semua warga di setiap desa juga sudah mendapatkan bantuan sembako untuk melanjutkan kehidupan mereka. Karena itu, saat ini kami sebenarnya sudah mulai masuk pada tahap pemulihan,” katanya.
Memasuki tahap pemulihan, kebutuhan obat-obatan, air minum, dan pelayanan kesehatan masih perlu mendapat perhatian karena sebagian warga belum berani kembali ke rumah. Yosef berharap masukan dari tenaga kesehatan yang turun langsung ke lapangan dapat menjadi bahan bagi Pemkab Ende untuk memperbaiki pelayanan kesehatan dan bidang lainnya serta membantu masyarakat melewati masa pemulihan pascabencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....