Kapolda NTT Salurkan Bantuan Pemulihan Gereja Pascagempa Flores
- 30 Agt 2026 18:19 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur mempercepat penanganan bencana pascagempa yang mengguncang Pulau Flores pada pertengahan Agustus 2026. Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Handoko melakukan aksi sosial dan silaturahmi ke Keuskupan Agung Ende setelah meninjau sejumlah wilayah terdampak.
Kapolda NTT bersama Wakapolda NTT, Bhayangkari Polda NTT, dan Kapolres Ende disambut Uskup Agung Ende Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, bersama para imam komunitas Keuskupan. Pertemuan berlangsung di Istana Keuskupan Ndona, Jumat 28 Agustus 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda NTT menyerahkan bantuan sembako serta dana stimulan senilai Rp100 juta untuk membantu pemulihan sarana ibadah yang mengalami kerusakan akibat gempa. Bantuan tersebut merupakan hasil donasi dari seluruh anggota Polda NTT.
Irjen Pol. Rudi Handoko mengatakan seluruh jajaran kepolisian di Kabupaten Ende telah diinstruksikan untuk terlibat dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Keterlibatan personel dilakukan sesuai arahan Kapolri dalam mendukung percepatan pemulihan pascagempa.
Personel kepolisian diterjunkan untuk membantu membersihkan rumah warga, fasilitas pendidikan, dan sarana umum yang terdampak gempa. Polda NTT juga memberi perhatian terhadap percepatan perbaikan tempat ibadah agar aktivitas keagamaan masyarakat dapat kembali berjalan.
“Kami berharap uluran tangan ini dapat mempercepat renovasi gereja yang rusak akibat gempa sehingga aktivitas keagamaan umat di tujuh kabupaten terdampak di Pulau Flores segera kembali normal,” ujar Kapolda NTT. Ia juga meminta masyarakat segera menyampaikan informasi apabila masih terdapat wilayah terisolasi atau belum menerima bantuan.
Kapolda NTT menegaskan pihaknya berkomitmen mengerahkan sumber daya yang tersedia untuk menjangkau seluruh korban terdampak bencana. Informasi dari masyarakat dinilai penting untuk memastikan distribusi bantuan dan pertolongan dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan.

Sementara itu, Uskup Agung Ende Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, mengapresiasi langkah cepat Polda NTT dalam penanganan bencana pascagempa. Ia menilai kehadiran langsung Kapolda bersama jajaran, termasuk peninjauan gereja yang mengalami kerusakan berat di wilayah Ndona, menjadi bentuk dukungan bagi masyarakat dan umat terdampak.
Keuskupan Agung Ende, kata Uskup Budi Kleden, juga telah membentuk posko untuk mengoordinasikan penanganan korban pascagempa. Posko tersebut menjadi bagian dari upaya menghimpun dan menyalurkan bantuan bagi umat serta masyarakat yang membutuhkan.
“Kami bersyukur atas kunjungan dan bantuan dari Kapolda NTT beserta jajaran. Dukungan ini membuat kami merasa tidak berjalan sendiri dalam menghadapi masa sulit ini,” kata Mgr. Paulus Budi Kleden
Terkait kondisi sejumlah bangunan gereja yang mengalami kerusakan, Keuskupan Agung Ende telah mengimbau para pastor paroki untuk sementara menyelenggarakan misa di luar ruangan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan umat hingga kondisi bangunan dipastikan aman digunakan kembali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....