Tananua Flores Dorong Kesadaran Masyarakat Wujudkan Kehidupan Berkelanjutan

  • 31 Agt 2026 08:33 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Yayasan Tananua Flores mendorong pengelolaan lingkungan yang berorientasi pada keberlanjutan kehidupan masyarakat dengan menempatkan masyarakat sebagai aktor utama.
  • Ketua Yayasan Tananua Flores Hironimus Pala menekankan bahwa pengelolaan lingkungan bukan hanya tentang menjaga kelestarian alam tetapi juga membangun kehidupan berkelanjutan masyarakat.
  • Praktik pengelolaan lingkungan yang dilakukan melibatkan pemanfaatan potensi lingkungan secara bijaksana dan bertanggung jawab oleh masyarakat lokal.

RRI.CO.ID, Ende - Yayasan Tananua Flores terus mendorong praktik pengelolaan lingkungan yang berorientasi pada keberlanjutan kehidupan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan dengan menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga, mengelola, dan memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab.

Ketua Yayasan Tananua Flores, Hironimus Pala, dalam wawancara pada Sabtu,29 Agustus 2026, mengatakan pengelolaan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan menjaga kelestarian alam. Namun lebih lanjut Hito juga katakan bagaimana masyarakat dapat membangun kehidupan yang berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi lingkungan secara bijaksana.

Menurut Hironimus, keberlanjutan harus menjadi bagian dari pola kehidupan masyarakat sehari-hari. Karena itu, pendekatan yang dilakukan Yayasan Tananua Flores tidak semata-mata berfokus pada lingkungan sebagai sumber daya, tetapi juga pada peningkatan kesadaran dan keterlibatan masyarakat.

"Pengelolaan lingkungan harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Masyarakat bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi menjadi pelaku utama dalam menjaga dan mengelola lingkungan," ujar Hironimus.

Ia menjelaskan, berbagai praktik yang dikembangkan Yayasan Tananua Flores diarahkan untuk membangun kesadaran bahwa kelestarian lingkungan memiliki hubungan erat dengan kehidupan masyarakat. Lingkungan yang terjaga akan memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi sosial, ekonomi maupun kualitas kehidupan masyarakat.

Hironimus menambahkan, tantangan pengelolaan lingkungan saat ini membutuhkan kerja bersama antara masyarakat, lembaga pendamping, pemerintah, dan berbagai pihak lainnya. Kolaborasi diperlukan agar upaya menjaga lingkungan tidak berhenti pada kegiatan sesaat, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang berlangsung secara berkelanjutan.

Yayasan Tananua Flores juga mendorong masyarakat untuk melihat kembali berbagai praktik lokal yang selama ini telah menjadi bagian dari kehidupan. Pengetahuan dan pengalaman masyarakat dapat menjadi modal penting dalam membangun model pengelolaan lingkungan yang sesuai dengan kondisi wilayah.

"Yang penting adalah bagaimana pengetahuan masyarakat dan praktik-praktik yang sudah ada dapat terus dikembangkan sehingga mampu menjawab tantangan lingkungan dan kebutuhan kehidupan masyarakat saat ini," katanya. Ia berharap pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat dapat terus diperkuat.

Dengan demikian, upaya menjaga alam tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga tertentu, tetapi menjadi kesadaran bersama. Menurut Hironimus, kehidupan berkelanjutan pada akhirnya bukan sekadar konsep, melainkan praktik yang harus diwujudkan melalui cara masyarakat memperlakukan alam.

Yayasan Tananua Flores berkomitmen untuk terus mendorong pendekatan tersebut melalui pendampingan dan penguatan kapasitas masyarakat. Sehingga pengelolaan lingkungan dapat memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan alam di Flores.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....