JPIC-SSpS dan Kompas Salurkan Harapan Bagi Korban Gempa
- 28 Agt 2026 20:07 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – JPIC-SSpS bersama Kompas menyalurkan bantuan kemanusiaan sekaligus menghadirkan pendampingan bagi masyarakat terdampak gempa di sejumlah wilayah Kabupaten Ende dan Nagekeo. Bantuan tersebut disalurkan dengan mendatangi langsung warga di lokasi bencana untuk melihat kondisi dan mendengarkan kebutuhan mereka.
Koordinator bantuan kerja sama JPIC-SSpS dengan Kompas Jakarta, Suster Margaretha Ada, SSpS, mengatakan aksi kemanusiaan tersebut berangkat dari kepedulian dan bela rasa terhadap korban gempa. Menurutnya, kehadiran secara langsung menjadi bentuk perhatian nyata kepada keluarga, anak-anak, dan lansia yang masih menghadapi dampak bencana.
“Yang utama adalah kepedulian dan bela rasa terhadap para korban. Kami ingin memberikan perhatian yang nyata dengan terjun langsung ke lokasi, mengunjungi, berdialog, dan mendengarkan mereka,” ujar Suster Margaretha dalam wawancara bersama RRI Pro 1, Jumat, 28 Agustus 2026.
Suster Margaretha menjelaskan, penyaluran bantuan telah memasuki tahap ketiga setelah sebelumnya menyasar sejumlah wilayah terdampak di Nagekeo dan Kecamatan Nangaroro. Pada tahap berikutnya, tim mendatangi tiga desa di wilayah utara Kabupaten Ende yang berbatasan dengan Nagekeo, yakni Desa Kamubheka, Desa Natanage, dan Desa Mundinggasa.
Kerja sama dengan Kompas Jakarta dilakukan melalui Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas yang menghimpun dukungan dari para pembaca Kompas. Bantuan yang disalurkan berupa bahan makanan, sembako, terpal, selimut, dan kebutuhan lainnya sesuai kondisi masyarakat di lokasi terdampak.
Selain bantuan material, tim JPIC-SSpS memberikan pendampingan melalui kehadiran dan dialog langsung dengan masyarakat di posko maupun tenda pengungsian. “Kehadiran kita adalah dukungan emosional yang luar biasa, karena kita bisa menyapa, mengunjungi posko dan tenda, mendengarkan mereka, serta melihat langsung situasi di lokasi,” kata Suster Margaretha.
Hasil kunjungan menunjukkan beras, terpal, selimut, dan sembako masih menjadi kebutuhan mendesak di sejumlah wilayah terdampak. Suster Margaretha mengajak masyarakat memperkuat solidaritas dengan berbagi sesuai kemampuan, karena kepedulian sekecil apa pun dapat menjadi harapan bagi mereka yang sedang menghadapi penderitaan akibat bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....