Gedung Rusak, Tiga Persalinan Dilakukan di Tenda Darurat Puskesmas Benteng Jawa
- 28 Agt 2026 10:43 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Timur – Tiga persalinan dilakukan di tenda darurat Puskesmas Benteng Jawa, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, pascagempa 15 Agustus 2026. Kondisi ini terjadi setelah gedung puskesmas mengalami kerusakan dan tidak lagi layak digunakan untuk pelayanan kesehatan.
Dokter Umum Puskesmas Benteng Jawa, dr. Dosi mengatakan, pelayanan kesehatan tetap berjalan meski dilakukan dengan fasilitas terbatas. Selain persalinan, tenaga kesehatan juga menangani pasien rawat jalan dan kasus darurat di tenda.
Menurut dr. Dosi, kondisi tenda belum ideal untuk menangani persalinan karena bayi membutuhkan suhu tubuh yang stabil setelah dilahirkan. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pihak puskesmas berharap segera mendapatkan gedung baru.
"Untuk tenda, apalagi saat menolong melahirkan itu sebenarnya tidak layak. Karena setelah lahir itu, bayinya gampang sekali kedinginan. Harapannya secepat mungkin ada gedung baru supaya pelayanan berjalan," ujar dr. Dosi saat diwawancarai RRI pada Kamis 27 Agustus 2026.

Keterbatasan lain yang dihadapi yakni ketersediaan oksigen dan peralatan laboratorium yang masih berada di dalam gedung yang rusak. Pemeriksaan seperti gula darah dan sejumlah pemeriksaan laboratorium lainnya belum dapat dilakukan secara optimal.
Puskesmas juga mengalami kekurangan obat-obatan, terutama antibiotik yang banyak dibutuhkan pasien cedera akibat gempa. Sejumlah peralatan yang berhasil dievakuasi antara lain USG, alat rekam jantung, serta peralatan untuk membantu persalinan.
Pelayanan imunisasi bayi dan balita turut terdampak setelah vaksin dalam lemari pendingin diduga rusak akibat listrik padam selama tiga hari pascagempa. Puskesmas membutuhkan vaksin baru dan lemari pendingin agar pelayanan imunisasi bagi bayi, balita, dan ibu hamil dapat kembali berjalan.
Dr. Dosi berharap pemerintah segera menyediakan gedung puskesmas yang layak bagi masyarakat. Ia juga berharap bantuan oksigen, obat-obatan, vaksin, dan peralatan medis dasar dapat segera dipenuhi untuk mendukung pelayanan kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....