Pendidikan Inklusi Penyandang Disabilitas Dinilai Masih Simbolik
- 28 Agt 2026 12:12 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Pendidikan inklusi bagi penyandang disabilitas di sekolah umum dinilai belum berjalan substantif karena dukungan sarana, tenaga pendidik, dan bahan ajar masih terbatas. Kondisi ini berisiko membatasi akses siswa disabilitas terhadap pembelajaran yang setara dan sesuai kebutuhan.
Sekretaris Persatuan Tunanetra Indonesia NTT, Daniel Clementino, mengatakan sekolah umum belum sepenuhnya memiliki kesiapan untuk menerapkan pendidikan inklusif. Menurutnya, keterbatasan fasilitas dan metode pembelajaran membuat prinsip kesetaraan pendidikan belum sepenuhnya dirasakan siswa disabilitas.
“Inklusivitas yang digaungkan masih sekadar simbolik di atas kertas. Secara substantif, infrastruktur di dalamnya belum betul-betul inklusif,” kata Daniel dalam Program Ruang Disabilitas dan Inklusi Pro 1 RRI Ende, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Daniel menilai persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan akses fisik, tetapi juga kemampuan sekolah memahami kebutuhan individual peserta didik. Ketersediaan bahan ajar adaptif serta kompetensi guru menjadi bagian penting agar siswa disabilitas dapat mengikuti proses pembelajaran secara optimal.
Sebagai guru di SLB Negeri, Daniel kini menyusun proposal riset mengenai pelaksanaan pendidikan inklusi. Riset tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi yang dapat digunakan pemerintah dan sekolah untuk memperkuat kebijakan serta praktik pendidikan yang lebih ramah disabilitas.
Ia menekankan asesmen awal perlu dilakukan untuk memetakan kemampuan dan kebutuhan setiap siswa sebelum menentukan pendekatan pembelajaran. Selain aspek akademik, sekolah juga perlu memperkuat keterampilan hidup sehari-hari agar pendidikan memberikan manfaat nyata bagi kemandirian peserta didik.
Sementara itu, pendengar RRI Ende, Yeri, yang terhubung melalui telepon dalam dialog tersebut, mendukung penguatan sistem pendidikan yang ramah disabilitas. Menurutnya, lingkungan sekolah yang tepat dapat membantu siswa disabilitas membangun kepercayaan diri sekaligus berkembang sesuai potensi mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....