Bupati Hery Minta Biaya Kuliah Mahasiswa Manggarai di Luar Daerah Digratiskan
- 26 Agt 2026 14:25 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Bupati Manggarai, Herbertus G.L. Nabit, mengajukan permintaan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk memberikan keringanan biaya kuliah berupa pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama satu semester bagi mahasiswa asal Kabupaten Manggarai yang sedang menempuh pendidikan di luar NTT.
Permintaan tersebut disampaikan Bupati Hery saat kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Brian Yuliarto bersama rombongan ke Kabupaten Manggarai untuk meninjau kondisi masyarakat terdampak gempa, khususnya mahasiswa dan dosen, di Lapangan Unika St. Paulus Ruteng, Rabu 26 Agustus 2026.
Menurutnya, kerusakan rumah akibat gempa turut memengaruhi kondisi ekonomi keluarga, sehingga kemampuan orang tua membiayai pendidikan anak menjadi terbatas. Bupati berharap keringanan biaya kuliah dapat diberikan setidaknya selama satu semester ke depan.
Ia menjelaskan, umumnya masyarakat Manggarai terlebih dahulu membangun rumah sebelum mempersiapkan biaya pendidikan anak hingga perguruan tinggi. Namun, kondisi pascagempa membuat keluarga harus kembali membangun rumah, sementara pendidikan anak tetap membutuhkan biaya.
"Bencana memang menyakitkan. Minggu-minggu ini Bapak Menteri, hidup kami kembali ke titik nol. Menyokolahkan anak, menguliahkan anak itu biasanya dalam rumah tangga menjadi tanggung jawab atau pekerjaan setelah membangun rumah. Dengan kata lain, kami membangun rumah, setelah membangun rumah baru berpikir tentang menguliahkan anak," ujar Bupati Hery.
Ia menilai situasi tersebut membuat sebagian keluarga terdampak harus memulai kembali kehidupan dari titik nol. "Hari ini kuliah anak belum selesai, rumah juga hancur. Itulah kenapa kami mengatakan kembali ke titik nol," ungkapnya.
Bupati Hery berharap keringanan biaya kuliah tersebut dapat membantu meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus mendukung keluarga-keluarga terdampak untuk menata kembali kehidupan pascabencana.
Di samping itu, ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak serta respons cepat pemerintah pusat dalam mendampingi pemerintah daerah sejak hari pertama gempa.
Menanggapi usulan tersebut, Mendiktisaintek Brian Yuliarto meminta pemerintah daerah menyiapkan data mahasiswa asal daerah terdampak yang sedang menempuh pendidikan di luar NTT.
"Tadi Pak Bupati juga mengusulkan keluarga-keluarga yang terdampak di sini yang berkuliah di luar NTT itu juga diminta untuk kita dukung. Nanti kami mohon diberikan data-datanya, Bapak Bupati," kata Brian
Kementerian akan berkoordinasi dengan para rektor untuk memastikan mahasiswa terdampak mendapat dukungan. Perguruan tinggi juga diharapkan memberikan bantuan sesuai kemampuan, sementara Kemendiktisaintek menyiapkan dukungan melalui skema bantuan kementerian.
"Kami sudah bicarakan dengan para rektor, insyaallah rektor-rektor bersedia membantu," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....