Kodim Ende Kerahkan 175 Personel Tangani Dampak Gempa

  • 26 Agt 2026 12:03 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Kodim 1602/Ende mengerahkan 120 personel untuk membantu penanganan masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Personel tersebut diterjunkan untuk mendukung evakuasi, pengamanan wilayah, serta membantu kebutuhan masyarakat di sejumlah lokasi terdampak.

Perwira Seksi Operasi Kodim 1602/Ende, Lettu Inf Muhammad Nasir, mengatakan jumlah personel tersebut berasal dari satuan Kodim 1602/Ende. Keterangan itu disampaikannya mewakili Dandim 1602/Ende Letkol Inf Nugroho Susanto, S.I.P. kepada RRI, Selasa 25 Agustus 2026.

Selain 120 personel Kodim, sebanyak 55 personel dari Yonif Teritorial Pembangunan juga diperbantukan untuk memperkuat penanganan pascagempa. Dengan demikian, total kekuatan TNI yang dikerahkan mencapai 175 personel.

Nasir menjelaskan, seluruh personel ditempatkan di wilayah Kabupaten Ende sesuai kebutuhan penanganan di lapangan. Mereka juga diperbantukan ke sejumlah kecamatan untuk membantu masyarakat yang masih terdampak gempa dan membutuhkan dukungan.

Menurutnya, keberadaan personel TNI di lapangan diarahkan untuk mempercepat respons terhadap berbagai kebutuhan masyarakat. Koordinasi dilakukan dengan pemerintah daerah dan unsur terkait agar penanganan di setiap wilayah dapat berjalan sesuai kondisi lapangan.

Nasir juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menyusul gempa susulan yang masih terjadi hingga saat ini. Warga diminta tidak panik, tetapi tetap berhati-hati dan segera melaporkan kondisi yang membutuhkan penanganan.

Ia meminta masyarakat yang menghadapi kendala di wilayah Kabupaten Ende dan sekitarnya menyampaikan laporan secara berjenjang melalui kelurahan, desa, atau kecamatan. Laporan juga dapat disampaikan langsung kepada Kodim 1602/Ende atau Posko Penanggulangan Bencana Kabupaten Ende.

Pengerahan ratusan personel TNI ini menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan dampak gempa di Kabupaten Ende. Kehadiran personel di sejumlah wilayah diharapkan membantu proses evakuasi, pemantauan kondisi masyarakat, serta respons cepat terhadap situasi darurat akibat gempa susulan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....