YMTM Salurkan Bantuan Darurat untuk 1.400 Warga Terdampak Gempa Nagekeo
- 25 Agt 2026 19:41 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Nagekeo – Yayasan Mitra Tani Mandiri (YMTM) menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Kabupaten Nagekeo yang dimulai pada 22- 24 Agustus 2026. Bantuan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan air minum masyarakat selama tujuh hari pertama masa tanggap darurat.
Gempa yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 menyebabkan ribuan warga mengungsi dan sejumlah rumah serta fasilitas umum mengalami kerusakan. Hingga 25 Agustus 2026, sebagian warga masih bertahan di tenda darurat dan tempat pengungsian karena rumah mereka belum aman ditempati.
Koordinator YMTM, Marsel Mau, mengatakan bantuan tahap awal disusun berdasarkan hasil kaji cepat terhadap kebutuhan paling mendesak masyarakat. Prioritas diberikan kepada warga yang rumahnya rusak, keluarga rentan, serta masyarakat yang mengalami keterbatasan akses terhadap pangan dan air minum.
“Bantuan ini kami arahkan untuk menjawab kebutuhan paling mendesak masyarakat terdampak, terutama pangan dan air minum. Kami berharap dukungan ini dapat membantu masyarakat melewati masa-masa awal tanggap darurat dengan lebih baik,” ujar Marsel.
Bantuan tahap awal ditargetkan menjangkau sekitar 1.400 jiwa atau 350 kepala keluarga di tujuh desa pada tiga kecamatan. Bantuan yang disalurkan meliputi 3.528 kilogram beras, 9.800 bungkus mi instan, 9.810 butir telur, serta 145.000 liter air minum bersih.
Adapun desa penerima bantuan berada di Kecamatan Boawae, yakni Desa Rowa, Raja, Raja Timur, Raja Selatan, dan Wolowea Timur, serta Desa Ngegedhawe di Kecamatan Aesesa dan Desa Kotakeo I di Kecamatan Nangaroro. Desa-desa tersebut merupakan wilayah dampingan YMTM sejak 2023.
YMTM berharap bantuan darurat ini tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga membantu mengurangi beban psikologis warga yang masih menghadapi gempa susulan. YMTM juga mengajak lembaga donor untuk terus mendukung tahap rehabilitasi dan pemulihan ekonomi masyarakat setelah masa tanggap darurat berakhir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....