Lapas Ende Salurkan Bantuan Gempa bagi Warga Terdampak di Kecamatan Maurole
- 24 Agt 2026 11:04 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Di tengah duka pascagempa Flores, keluarga besar Lapas Kelas IIB Ende menyalurkan bantuan kepada warga terdampak di Desa Maurole. Bantuan itu disalurkan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang masih berjuang memenuhi kebutuhan setelah bencana tersebut melanda wilayah Flores.
Penyaluran bantuan dilakukan Sabtu 22 Agustus 2026, untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi dampak gempa bumi tersebut secara langsung di Maurole. Kegiatan berlangsung langsung di Desa Maurole, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, dengan melibatkan jajaran Lapas Ende dan perwakilan DWP.
Kepala Lapas Kelas IIB Ende Rommy Waskita Pambudi menyerahkan bantuan bersama Ka. KPLP Silvester Seran Klau dan sejumlah pegawai. Kehadiran mereka memastikan bantuan diterima langsung warga yang membutuhkan dukungan selama masa pemulihan pascagempa di wilayah tersebut secara bertahap.
Perwakilan Dharma Wanita Persatuan Lapas Ende turut hadir dalam kegiatan tersebut, sekaligus mendampingi proses penyerahan bantuan kepada warga. Keterlibatan keluarga besar Lapas Ende memperlihatkan kepedulian yang dibangun melalui kebersamaan di tengah situasi bencana yang masih berlangsung.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, pakaian, serta sejumlah kebutuhan sehari-hari yang dinilai penting bagi masyarakat terdampak gempa. Barang bantuan tersebut disiapkan untuk meringankan kebutuhan warga sekaligus membantu mereka melewati masa pemulihan dengan lebih tenang dan terarah.
Seluruh bantuan dihimpun dari keluarga besar Lapas Ende, termasuk pegawai, DWP, serta para dermawan yang turut menyisihkan kepemilikannya. Sumbangan dikumpulkan secara sukarela, kemudian disalurkan kepada warga yang terdampak gempa di wilayah Maurole untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Rommy mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama, meskipun keluarga besar Lapas Ende juga merasakan dampak bencana tersebut. Menurutnya, keterbatasan yang dirasakan bersama tidak menghapus keinginan untuk tetap membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan dan dukungan kemanusiaan.
"Kita membantu sesama kita, walaupun kita juga terdampak, tetap memberikan uluran kasih kepada saudara-saudara yang membutuhkan," ujar Rommy. Ia menegaskan, bantuan diberikan sebagai wujud solidaritas kemanusiaan kepada sesama masyarakat Flores yang sedang menghadapi kesulitan dan membutuhkan dukungan.
Menurutnya, kondisi bencana tidak seharusnya menghalangi masyarakat untuk saling membantu sesuai kemampuan masing-masing dalam menghadapi situasi sulit bersama.
Setiap bentuk bantuan, kata dia, memiliki arti ketika diberikan dengan ketulusan kepada mereka yang sedang membutuhkan dukungan selama masa pemulihan.
Keberadaan jajaran Lapas Ende di tengah warga Maurole juga diharapkan memberikan dukungan moril selain membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kehadiran langsung tersebut menjadi pesan bahwa masyarakat terdampak tetap mendapat perhatian selama proses pemulihan dan penanganan bencana berlangsung.
Warga Desa Maurole menyambut bantuan tersebut dengan hangat dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Lapas Ende. Bantuan yang diterima dinilai membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus menghadirkan rasa bahwa mereka tidak menghadapi bencana sendirian dalam situasi sulit.
Seorang penerima bantuan mengatakan, kehadiran para pemberi bantuan membuat masyarakat merasa tidak sendiri menghadapi masa pemulihan setelah gempa. Menurutnya, perhatian yang diberikan memiliki arti penting bagi warga yang masih diliputi kekhawatiran akibat bencana dan gempa susulan.
"Bantuan ini sangat berarti bagi kami, karena kebutuhan sehari-hari masih terbatas dan kondisi setelah gempa belum sepenuhnya pulih," katanya. Ia berharap seluruh pihak yang telah membantu mendapat kesehatan, keselamatan, serta kekuatan dalam menjalankan tugas dan pelayanan masyarakat.
Warga juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Kalapas Ende, pegawai, serta DWP Lapas Ende.
Ucapan terima kasih itu disampaikan sebagai penghargaan atas kepedulian yang diwujudkan melalui bantuan langsung kepada masyarakat terdampak gempa di Maurole.
Mereka berharap seluruh pihak yang telah membantu diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas serta membantu masyarakat. Doa tersebut menjadi bentuk terima kasih warga kepada semua pihak yang telah hadir membantu selama situasi bencana berlangsung.
Bagi warga Maurole, bantuan tersebut tidak hanya bernilai secara material, tetapi juga memberikan penguatan moril selama masa pemulihan. Dukungan itu menjadi pengingat bahwa solidaritas masih tumbuh ketika masyarakat menghadapi kesulitan akibat bencana dan membutuhkan perhatian bersama.
Semangat berbagi itu akan terus dilanjutkan, karena donasi yang masih terkumpul direncanakan disalurkan kepada masyarakat terdampak di Mbay. Keluarga besar Lapas Ende bersama para dermawan masih membuka kesempatan bagi pihak lain untuk turut membantu korban gempa.
Langkah tersebut menjadi bagian dari gerakan Peduli Flores, Peduli Sesama, dengan mengajak berbagai pihak memperkuat solidaritas kemanusiaan bersama. Solidaritas itu diharapkan terus bergerak, sehingga masyarakat terdampak dapat memperoleh dukungan selama proses pemulihan pascabencana dan kembali menata kehidupan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....