Gubernur NTT Apresiasi Dukungan Hunian Warga Terdampak Gempa Flores

  • 23 Agt 2026 18:43 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Maumere - Gubernur NTT Melkiades Laka Lena mengapresiasi dukungan Pemerintah Pusat, Yayasan Buddha Suci, dan Maruarar Sirait dalam membantu pemulihan hunian warga terdampak gempa bumi di Pulau Flores. Dukungan tersebut mencakup komitmen Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk pembangunan dan perbaikan 1.000 rumah bagi warga terdampak di Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo.

Selain bantuan Pemerintah Pusat, Yayasan Buddha Suci berkomitmen membangun 500 unit rumah baru, sementara Maruarar Sirait memberikan bantuan senilai Rp5 miliar untuk mendukung pembangunan rumah tambahan bagi warga terdampak di luar program 1.000 rumah. Gubernur Melki menyampaikan apresiasi tersebut saat meninjau sejumlah wilayah terdampak gempa di Flores pada 22–23 Agustus 2026, mulai dari Manggarai Raya, Ngada, Nagekeo, Ende hingga Sikka.

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Gubernur Melki berkantor di Flores, dari Labuan Bajo hingga Maumere, untuk melihat langsung kondisi masyarakat, menyalurkan bantuan, mendengarkan kebutuhan warga, serta menyerap kondisi lapangan sebagai dasar penanganan dan pemulihan pascabencana.

"Kebutuhan hunian menjadi salah satu persoalan mendesak yang harus segera ditangani, baik melalui pembangunan rumah baru maupun perbaikan rumah yang masih layak diselamatkan," kata Melki Minggu, 23 Agustus 2026.

Dukungan Pemerintah Pusat tersebut merupakan tindak lanjut rapat pada 20 Agustus 2026 yang dihadiri Menteri PKP, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, serta pemerintah daerah dari tiga kabupaten yang mengalami dampak berat. Dalam rapat itu, Pemerintah Pusat menyatakan komitmen memberikan bantuan stimulan perumahan swadaya untuk 1.000 rumah bagi masyarakat terdampak di Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo.

“Saya mewakili tiga bupati dan warganya yang terdampak, sebagai gubernur, mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri PKP yang sudah memberikan dukungan perumahan kepada kami,” kata Melki. Ia berharap bantuan tersebut dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi masyarakat terdampak dan memberikan kepastian tempat tinggal dalam jangka panjang.

Melki juga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Buddha Suci yang telah berkomitmen membangun 500 unit rumah baru bagi masyarakat terdampak bencana di Flores. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak, termasuk lembaga sosial dan masyarakat, menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Sementara itu, bantuan pribadi Maruarar Sirait sebesar Rp5 miliar akan digunakan untuk membantu pemerintah daerah membangun rumah tambahan bagi warga terdampak di luar alokasi 1.000 rumah yang mendapat dukungan Pemerintah Pusat. Melki menegaskan, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta berbagai lembaga dan pihak lainnya diperlukan agar penanganan kebutuhan hunian dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....