Wapres Gibran Tinjau Dampak Gempa di Sikka
- 22 Agt 2026 08:26 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Kamis 20 Agustus 2026 siang untuk meninjau langsung dampak gempa bumi Flores. Didampingi Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Gibran mengunjungi sejumlah lokasi terdampak, mulai dari sekolah, tempat pengungsian, rumah ibadah hingga Pelabuhan Lorens Say Maumere.
Lokasi pertama yang didatangi Gibran adalah Posko Pengungsian di SDI Wairklau, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok. Di hadapan warga terdampak, Wapres menyerahkan bantuan berupa buku dan sejumlah bantuan lainnya untuk mendukung kebutuhan para pengungsi.
Dari SDI Wairklau, Gibran melanjutkan perjalanan menuju Gereja Katolik Perumnas Maumere. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari peninjauan fasilitas umum dan rumah ibadah yang terdampak akibat gempa yang mengguncang Flores pada Sabtu 15 Agustus2026.
Gibran kemudian mendatangi Pelabuhan Lorens Say Maumere yang mengalami kerusakan berat akibat gempa. Di lokasi tersebut, Wapres melihat langsung kondisi ruang tunggu penumpang yang mengalami kerusakan cukup parah.
Setelah meninjau pelabuhan, Gibran bergerak menuju Gereja Katolik Nangahure. Rumah ibadah tersebut juga menjadi salah satu fasilitas yang terdampak gempa dan masuk dalam agenda peninjauan Wapres selama berada di Kabupaten Sikka.
Kunjungan terakhir dilakukan di pusat pengungsian Gelora Samador Maumere. Berdasarkan data per 20 Agustus 2026, lokasi tersebut menampung 1.299 jiwa dari 397 kepala keluarga yang masih membutuhkan dukungan selama masa tanggap darurat.
Di Gelora Samador, Gibran meninjau langsung kondisi warga terdampak sekaligus fasilitas yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengungsi. Peninjauan itu dilakukan untuk melihat situasi lapangan dan memastikan penanganan masyarakat terdampak gempa berjalan sesuai kebutuhan.
Kehadiran Wapres di sejumlah titik terdampak menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kondisi warga dan fasilitas publik setelah gempa. Selain melihat kerusakan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk mendengar secara langsung kondisi masyarakat yang masih bertahan di lokasi pengungsian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....