Tim Dokter Yayasan KUN Periksa Kesehatan dan Beri Obat Gratis Warga Welong

  • 21 Agt 2026 22:29 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – Pasca-gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada Sabtu lalu, warga Kampung Welong, Desa Wae Mulu, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, masih bertahan di tenda-tenda darurat swadaya. Keterbatasan terpal, air bersih, dan bahan pangan membuat kondisi pengungsi, terutama lansia dan anak-anak, rentan mengalami gangguan kesehatan.

Merespons kondisi tersebut, tim dokter dari Yayasan KUN (Humanity System) memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan gratis kepada warga terdampak pada Jumat (21/8/2026). Pelayanan diprioritaskan bagi kelompok rentan yang membutuhkan pemeriksaan dan penanganan medis.

Kehadiran tim medis tersebut terwujud melalui koordinasi tokoh lokal, Teodorus Weke dan Wawan Hodin, dengan sejumlah pihak di tingkat kabupaten. Namun, pelaksanaan pelayanan sempat menghadapi kendala akibat miskomunikasi antara tim medis Yayasan KUN dan bidan desa setempat.

Tim dokter bahkan sempat mempertimbangkan untuk membatalkan pelayanan dan kembali. Kondisi itu kemudian diupayakan untuk diselesaikan melalui komunikasi dengan Teodorus, mengingat puluhan warga, termasuk lansia dan anak-anak, telah berkumpul dan menunggu kedatangan tim medis.

“Saat itu saya berbicara langsung dengan para dokter. Bagaimana nasib para lansia dan anak-anak yang sudah berkumpul sejak tadi? Kami sudah menginformasikan kepada masyarakat bahwa hari ini ada dokter yang datang,” ungkap Teodorus.

Teodorus menyayangkan kendala komunikasi tersebut. Menurutnya, kondisi warga di lokasi pengungsian membutuhkan pelayanan kesehatan yang lebih menyeluruh, terutama bagi mereka yang mengalami keluhan atau diduga mengalami cedera akibat gempa.

“Kami tidak tahu alasan bidan desa melarang para dokter memeriksa masyarakat di Dusun Welong. Padahal, warga saat ini sangat membutuhkan penanganan khusus, termasuk pemeriksaan lanjutan bagi warga yang diduga mengalami cedera atau retak tulang akibat gempa, serta obat-obatan yang sesuai, bukan hanya pemeriksaan tekanan darah,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Yayasan KUN menjelaskan bahwa kedatangan tim medis difokuskan pada penanganan awal serta pemenuhan kebutuhan obat-obatan bagi warga terdampak.

“Fokus kedatangan kami saat ini adalah membawa pasokan obat-obatan dan memberikan pelayanan medis dasar secara langsung kepada warga terdampak,” jelasnya.

Warga Kampung Welong berharap pemerintah daerah dan instansi terkait memperkuat koordinasi dalam penanganan kesehatan di lokasi pengungsian. Pelayanan medis yang berkelanjutan, pemeriksaan lanjutan bagi warga yang membutuhkan, serta pemenuhan kebutuhan dasar dinilai mendesak untuk mencegah memburuknya kondisi kesehatan pengungsi, khususnya kelompok rentan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....