Pascagempa, Dapur Umum Dinas Sosial Layani Ribuan Bungkus Makanan Bagi Pengungsi
- 21 Agt 2026 08:25 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Nagekeo — Memasuki hari kelima pascagempa, pelayanan kebutuhan konsumsi bagi warga terdampak di Kabupaten Nagekeo terus diperkuat. Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama Dinas Sosial Kabupaten Nagekeo memastikan operasional dapur umum tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan makanan para pengungsi yang tersebar di sejumlah posko.
Pada awal masa tanggap darurat, aktivitas dapur umum sempat menghadapi kendala akibat tingginya jumlah pengungsi serta kebutuhan logistik yang meningkat. Namun, memasuki hari keempat hingga kelima, koordinasi lintas sektor mulai berjalan lebih efektif. Dinas Sosial bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait terus memperkuat pelayanan agar distribusi makanan kepada warga terdampak tidak mengalami hambatan.
Saat ini, layanan konsumsi telah menjangkau 11 posko pengungsian di wilayah terdampak gempa. Makanan didistribusikan dua kali sehari, yakni pada pagi dan malam hari. Setiap kali waktu makan, dapur umum menyiapkan sekitar 2.000 bungkus makanan, sehingga total makanan yang disalurkan mencapai kurang lebih 4.000 bungkus per hari.
Untuk memastikan pelayanan tetap berkelanjutan, Kementerian Sosial telah menyiapkan dukungan operasional dapur umum hingga 90 hari ke depan. Sistem kerja secara bergantian atau shift diterapkan agar pelayanan dapat berlangsung secara konsisten selama masa tanggap darurat. Dukungan personel Brigif Aeramo juga memperkuat proses distribusi dan pengaturan logistik menuju sejumlah posko pengungsian.
Kolaborasi penanganan bencana turut melibatkan Tagana Kabupaten Ngada yang menghadirkan dapur umum mobile untuk memperluas jangkauan pelayanan. Sinergi berbagai pihak tersebut diharapkan mampu memastikan kebutuhan dasar pengungsi di Kabupaten Nagekeo tetap terpenuhi secara optimal, cepat, dan berkesinambungan hingga kondisi masyarakat berangsur pulih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....